Haji itu Miniatur Perjalanan Hidup Manusia, Begini Gambarannya

Kamis, 29 Juni 2023 - 21:40 WIB
loading...
Haji itu Miniatur Perjalanan...
Imam Shamsi Ali (kanan), Dai yang juga Presiden Nusantara Foundation USA. Foto/Ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center
Presiden Nusantara Foundation USA

Tak tersangkal lagi bahwa selain sebagai representasi kesempurnaan Islam (kamaliat al-Islam), Haji juga sekaligus menjadi gambaran kehidupan manusia secara totalitas. Mungkin tepatnya, haji adalah miniatur kehidupan atau gambaran kecil dari life cycles (seluruh rangkaian perputaran kehidupan manusia).

Kita mulai dengan persiapan-persiapan haji yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Dalam hidupnya manusia mempersiapkan diri secara fisikal (material), intelektual (ilmu dan akal) maupun persiapan spiritual (ruhiyah). Dalam prosesnya persiapan haji juga menuntut ketiga hal itu. Persiapan itu menjadi penting karena sebagaimana haji adalah perjalanan, kehidupan manusia sesungguhnya juga adalah perjalanan.

Para pelaku Haji (hujjaj) kemudian memulai perjalanan Ibadahnya itu dengan sebuah ritual yang disebut ihram. Ihram adalah terminologi yang disematkan kepada niatan jamaah untuk memulai ibadah itu. Niat haji (dan Umrah) disebut ihram karena perjalanan hidup manusia juga dimulai dengan Ihram. Ihram diartikan kesucian atau kehormatan. Awal dari perjalanan hidup manusia dengan kesucian itu (fitrah).

Jemaah kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Mina untuk tarwiyah. Di sini jemaah haji seolah melakonkan kelahiran (milad) untuk memulai perjalanan ibadahnya. Tarwiyah yang berarti memberikan minum, menyimbolkan jika kehidupan itu perlu air. Karena air adalah sumber kehidupan. Baik air dari bumi maupun air samawi.

Pada tanggal 9 Dzulhijjah di pagi hari jemaah Haji memulai perjalanan menuju Arafah untuk melakukan amalan haji yang terpenting. Al-Hajju 'Arafah (haji itu adalah wukuf di Arafah). Wukuf di Arafah menjadi esensial karena realitanya kehidupan manusia hanya akan bermakna ketika terbangun di atas kesadaran. Tidak dalam kelalaian dan kealpaan. Orang yang sadar itu adalah orang hidup. Orang yang tidak sadar itu mengalami kematian.

Karenanya amalan terafdhol di Arafah adalah mengingat jati diri yang mendasar: "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa alaa kulli syaiin qadiir." Mengenal jatidiri (fitrah) akan membangun kesadaran akan diri dan alam sekitar. Manusia hanya akan akan hidup efektif ketika sadar Tuhan, diri dan alam sekitarnya. Itulah hakikat wukuf di Arafah.

Setelah terbenam matahari, jamaah bergegas menuju Muzdalifah. Di Muzdalifah mereka mabit, menginap, untuk sebuah persiapan. Hidup itu bukan dadakan. Memerlukan persiapan. Hidup itu perjuangan (al-hayatu jihadun). Maka Persiapan menyongsong perjuangan adalah tuntutan. Persiapan mental spiritual dengan dzikir. Dan juga persiapan fisikal material dengan bebatuan. Hakikat mabit di Mina (masy'aril haram) adalah persiapan memasuki arena perjuangan hidup.

Keesokan harinya jemaah Haji bergegas menuju Mina. Kini mereka memulai peperangan itu. Mereka dalam perjalanan (hidup) dihadang oleh musuh-musuh. Yang mereka harus hadapi pertama kali adalah musuh terbesarnya (jamrah aqabah). Konon musuh terbesar manusia itu ada pada dirinya sendiri. Peperangan melawan musuh-musuh ini memakan waktu tee lama dalam proses perjalanan itu. Dua atau tiga hari. Sungguh perjuangan melawan musuh-musuh kehidupan itu adalah perjuangan panjang (life long struggle).

Dari Mina jemaah bergegas menuju Mekah untuk melaksanakan thawaf ifadhoh. Membangun kembali kesadaran akan hidup yang berputar. Hidup itu pergerakan. Tapi pergerakan itu bagaikan putaran. Dari bayi menjadi remaja, dewasa, tua dan kembali ke asalnya. Kehidupan semuanya berputar. Hari ini di atas. Besok boleh jadi di bawah. Hari ini nyaman. Mungkin besok sumpek. Hari ini kuat. Besok boleh jadi lemah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Rekomendasi
Pemutihan Karang Jadi...
Pemutihan Karang Jadi Ancaman Nyata bagi Masa Depan Laut
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
Gunung Es Raksasa Berwarna...
Gunung Es Raksasa Berwarna Hitam Muncul di Laut Labrador
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved