Ketika Nabi Yusuf dan Nabi Musa Ditegur Allah, Inilah Hikmahnya

loading...
Ketika Nabi Yusuf dan Nabi Musa Ditegur Allah, Inilah Hikmahnya
Ketika Nabi Yusuf dan Nabi Musa Ditegur Allah, Inilah Hikmahnya
Ustaz Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Alqur'an

Nabiyullah Yusuf 'alaihissalam (AS) pernah dijebloskan ke penjara selama 5 tahun lamanya karena fitnah Zulaikha pada masa pemerintahan Kerajaan Malik Heksos di Memphis Mesir tahun 1720 SM.

Di dalam ruangan penjara, Nabi Yusuf dipertemukan dengan dua orang tahanan yang merupakan pelayan istana kerajaan. Keduanya bermimpi aneh dan meminta Nabi Yusuf mentakwilkan mimpi mereka berdua. Mimpi yang ditakwilkannya nantinya akan terbukti kebenarannya.

Satu orang ditakwilkan akan dibunuh dan terbukti dihukum mati dengan cara disalib. Sedangkan seorang lagi ditakwilkan oleh Nabi Yusuf kelak akan dibebaskan dari segala tuduhan fitnah dan terbukti tidak lama kemudian dikeluarkan dari penjara sebagai seorang pelayan raja.

Ada pelajaran yang menarik dari kisah ini. Manakala salah seorang sahabatnya yang memiliki hubungan dekat sebagai pelayan raja dibebaskan dari penjara, Nabi Yusuf menitipkan pesan kepada Raja melalui sahabatnya itu.



Nabi Yusuf berpesan kepada sahabatnya agar selepas bebas dari penjara segera menyampaikan kasusnya kepada raja untuk ditinjau ulang. Yusuf mengatakan Beliau hanyalah korban fitnah, tanpa pernah menjalani pengadilan.

Allah Ta'ala menguji Nabi Yusuf dengan menjadikan pelayan raja itu lupa menyampaikan pesannya itu kepada sang Raja. Alhasil, hukuman Nabi Yusuf bertambah 2 tahun lagi. Dengan demikian, hukuman Nabi Yusuf menjadi 7 tahun.

Menurut para ulama mufassir, sekiranya Nabi Yusuf tidak menitipkan pesan itu kepada sahabatnya, niscaya Allah akan segera mengeluarkannya dari penjara menyusul sahabatnya itu, tentunya dengan dengan skenario Allah Ta'ala.

Andai saja, Nabi Yusuf bertawakkal dan hanya mengadu kepada Allah semata, niscaya hukumannya di penjara tidak akan bertambah selama beberapa tahun lagi.

Itulah pengajaran Allah terhadap para Nabi-nya. Para Nabi-Nya tidak diperkenankan sama sekali bertawakkal dan berharap kepada selain-Nya. Satu kedipan mata saja mereka berlepas dari Allah, maka pada saat yang sama, Allah segera menegur mereka.
halaman ke-1
cover top ayah
سَنَدۡعُ الزَّبَانِيَةَ
Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah, (penyiksa orang-orang yang berdosa),

(QS. Al-'Alaq:18)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video