5 Kriteria Manusia yang Diberi Kabar Gembira Saat Sakaratul Maut

loading...
5 Kriteria Manusia yang Diberi Kabar Gembira Saat Sakaratul Maut
5 Kriteria Manusia yang Diberi Kabar Gembira Saat Sakaratul Maut
Sakaratul maut adalah saat dimana seseorang akan menghadapi kematian, yaitu berpisahnya ruh dari jasad. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) telah mengabarkan betapa dahsyatnya sakaratul maut.

Maut itu bagaikan pohon berduri dimasukkan ke dalam tubuh anak Adam. Maka tiap duri berkait dengan urat, lalu dicabut oleh seorang yang kuat sehingga dapat memutuskan apa yang terputus, dan meninggalkan apa yang masih tinggal.

Ulama besar kelahiran Khurasan (Uzbekistan) yang dijuluki Al-Faqih, Abu Laits As-Samarqandi (wafat 373 H) dalam Kitab Tanbihul Ghafilin (peringatan bagi orang yang lalai), menerangkan kriteria orang-orang yang diberi kabar gembira saat sakaratul maut .

5 Kriteria Manusia yang Mendapat Kabar Gembira saat Sakaratul Maut:

1. Orang Awam yang Mukmin.
Dia akan diberitahu oleh Malaikat, jangan takut, kamu tidak akan kekal dalam neraka. Bahkan kamu tetap akan mendapat syafaat para Nabi-nabi dan orang-orang solihin. Jangan bersedih atau berduka atas kekurangan pahala dan kamu pasti masuk surga.

2. Orang yang Ikhlas.
Malaikat akan berkata padanya, engkau jangan khawatir karena amalmu telah diterima. Jangan pula bersedih terhadap kekurangan pahala, karena kamu pasti mendapat pahala berlipat ganda.



3. Orang yang Bertaubat.
Orang yang bertaubat akan mendapat kabar gembira: "Jangan khawatir terhadap dosa-dosamu, semuanya sudah diampuni. Jangan sedih terhadap pahala, pasti kamu dapatkan atas amalmu setelah bertaubat."

4. Orang yang Zahid.
Bagi orang zahid (zuhud terhadap kesenangan dunia) akan diberi kabar gembira: Jangan khawatir hari mahsyar atau hisab, dan jangan berduka sebab akan dikurangi pahalamu. Terimalah kabar gembira bahwa kamu akan masuk surga tanpa hisab.

5. Ulama yang Mengajarkan Kebaikan pada Manusia.
Para ulama akan mendapat kabar gembira: "Kamu jangan takut dari dahsyatnya hari kiamat. Jangan pula berduka karena Allah akan membalas amalmu dengan surga, juga orang-orang yang mengikuti jejakmu.

Kata Abu Laits, sungguh beruntunglah mereka yang mendapat kabar gembira menjelang matinya. Sebab berita gembira hanya untuk orang mukmin yang baik amal perbuatannya. Malaikat akan turun kepadanya lalu bertanya: "Siapakah kamu, kami tidak melihat muka yang lebih elok dari kamu dan yang lebih harum dari baumu?" Jawab Malaikat: "Kamu dahulu kawanku yang mencatat amalmu ketika di dunia, dan kami juga menjadi kawanmu di akhirat."

Pesan Bagi Orang yang Berakal:
1. Hendaklah mengatur urusan dunia dengan tenang seolah-olah masih banyak waktu.
2. Memperhatikan urusan akhirat dengan sungguh-sungguh karena merasa waktunya mendesak dan tidak dapat ditunda lagi.
3. Mengatur urusan agama dengan rajin-rajin mencari ilmunya.
4. Bergaul dengan sesama makhluk dengan saling menasihati dan sabar. Yang paling utama ialah orang mempunyai lima sifat berikut:
- Tekun beribadah kepada Allah Ta'ala.
- Bermanfaat bagi sesama manusia.
- Semua orang merasa aman dari gangguan.
- Tidak iri terhadap orang lain.
- Selalu bersiap untuk menghadapi maut.
halaman ke-1
cover top ayah
وَ اِذۡ اَخَذَ رَبُّكَ مِنۡۢ بَنِىۡۤ اٰدَمَ مِنۡ ظُهُوۡرِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَ اَشۡهَدَهُمۡ عَلٰٓى اَنۡفُسِهِمۡ‌ ۚ اَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡ‌ ؕ قَالُوۡا بَلٰى‌ ۛۚ شَهِدۡنَا ‌ۛۚ اَنۡ تَقُوۡلُوۡا يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنۡ هٰذَا غٰفِلِيۡنَ
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini. (keEsaan Tuhan)".

(QS. Al-A’raf:172)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video