alexametrics

Inilah Dosa Pertama yang Dilakukan Makhluk di Hadapan Allah

loading...
Inilah Dosa Pertama yang Dilakukan Makhluk di Hadapan Allah
Inilah Dosa Pertama yang Dilakukan Makhluk di Hadapan Allah
Dosa adalah sesuatu yang tidak boleh dikerjakan. Al-Qur'an menyebutnya sebagai perbuatan keji. Secara terminologi, dosa ialah segala sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah Ta'ala atau pelanggaran terhadap ketentuan-Nya. Para ulama mengatakan, ada 17 kata disebutkan oleh Al-Qur'an mengenai dosa.

Menurut syariat, dosa terbagi dua yaitu dosa besar dan dosa kecil. Dosa kecil bisa hilang dengan memohon ampun dan mengerjakan amal-amal saleh. Sedangkan dosa besar baru bisa hilang apabila pelakunya taubat nasuha.

Dai yang juga Founder Musafir Centre, Kang Rashied, dalam kajiannya di Masjid Permata Qalbu Pos Pengumben, Jakarta Barat, mengemukakan, bahwa dosa pertama yang dilakukan oleh makhluk adalah sombong. Dosa ini dilakukan oleh Iblis, nenek moyang dari bangsa Jin. Iblis yang bernama asli Azazil membangkang terhadap perintah Allah Ta'ala karena menolak bersujud kepada Nabi Adam 'alaihissalam (AS).



"Iblis itu beribadah kepada Allah Ta'ala selama 75.000 tahun. Ketika Allah menciptakan manusia pertama bernama Nabi Adam, seluruh makhluk diperintahkan bersujud kepada Nabi Adam. Para Malaikat pun bersujud kepada Nabi Adam, tetapi tidak demikian dengan Iblis. Iblis menolak dan berkata aku lebih mulia karena diciptakan dari api dan diciptakan duluan. Sedangkan Adam diciptakan dari tanah. Bagaimana ibadah Iblis selama 75.000 tahun hancur hanya dengan sebuah kesombongan," terang Kang Rashied.

Allah Ta'ala mengabadikan pembangkangan Iblis ini di dalam Al-Qur'an.

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لأَدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الكَافِرِينَ

"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat: 'Sujudlah kalian kepada Adam,' maka sujudlah mereka kecuali Iblis, ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir". (Surah Al Baqarah ayat 34)

Untuk diketahui, Iblis dan keturunannya akan mengganggu manusia hingga Hari Kiamat. Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Iblis dan keturunannya ini bertempat tinggal dan berkumpul di wc (kamar mandi dan jamban), pasar, tempat hiburan dan tempat maksiat lainnya.

Sifat sombong juga diwarisi oleh Fir'aun yang menunjukkan keangkuhannya dengan berkata "aku Tuhan tertinggi di bumi ini", maka Allah Ta'ala menenggelamkannya di dalam Laut Merah. Begitu juga Raja Namrud yang mengaku sebagai Tuhan akhirnya binasa. Allah Ta'ala hanya mengirimkan nyamuk masuk ke dalam tubuhnya hingga merusak organ tubuhnya. Inilah contoh-contoh kesombongan yang dilakukan manusia hingga akhirnya mati menghinakan.

Dalam satu hadis Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda bahwa sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia. Beliau juga bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi." (HR. Muslim)

Agar tidak tergelincir ke dalam sifat sombong, hendaknya seseorang merasa hina, merasa faqir, rendah diri di hadapan Allah dan manusia. Inilah bagian dari sifat terpuji seorang hamba kepada Allah. Syeikh Abu Madyan pernah berkata: "Inkitsarun lil-'aashi khoirun min wushuulil-muthii'i (perasaan rendah diri yang telah berbuat dosa, itu lebih baik dari kesombongan seorang yang taat).

Wallahu A'lam Bish-Showab
(rhs)
cover top ayah
وَّيُعَذِّبَ الۡمُنٰفِقِيۡنَ وَالۡمُنٰفِقٰتِ وَالۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ الۡمُشۡرِكٰتِ الظَّآنِّيۡنَ بِاللّٰهِ ظَنَّ السَّوۡءِ‌ؕ عَلَيۡهِمۡ دَآٮِٕرَةُ السَّوۡءِ‌ ۚ وَ غَضِبَ اللّٰهُ عَلَيۡهِمۡ وَلَعَنَهُمۡ وَاَعَدَّ لَهُمۡ جَهَنَّمَؕ وَسَآءَتۡ مَصِيۡرًا
dan Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran azab yang buruk dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka serta menyediakan neraka Jahanam bagi mereka. Dan neraka Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali.

(QS. Al-Fath:6)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak