Bazis, resmi luncurkan NPWZ
Selasa, 31 Juli 2012 - 12:13 WIB
Bazis, resmi luncurkan NPWZ
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat tidak perlu khawatir untuk berzakat, atau infak yang kurang tersalurkan dengan terdata. Kali ini Badan Amil Zakat dan Infak Shodaqoh (Bazis) telah resmi meluncurkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ), yang diwakili oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wibowo.
"Dengan mengaharap Ridho Allah, dengan mengucap Bismillahirrah manirahim, saya luncurkan NPWZ," kata Fauzi Bowo, dalam acara Kegiatan peduli Ramadhan 1433H/2012 M, di Istora Senayan, Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (31/7/2012).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bazis DKI Jakarta Ale Abdullah mengatakan, kartu NPWZ itu sebagai kartu identitas bagi penyalur zakat. "Sebagai indentitas muzakki, sekligus data base bagi bazis," kata Ale.
Ale menjelaskan, pendapatan Bazis Provinsi DKI Jakarta tiap tahunnya semakin meningkat. Dia menyebutkan, pada tahun 2011 perolehan hasil zakat, infaq Shadaqah (Zis) sebesar Rp64.780.812.886, sementara pada tahun 2010 sebesar Rp52.768.818.935, atau naik sekira 12,76 persen yakni naik sebesar Rp12.011.993.951.
Dia menambahkan, pendistribusian hasil ZIS, tahun 2011 sebesar Rp1.080.250.000 dari perolehan Zis provinsi tahun 2011 5.390 mustahik terdiri atas beasiswa SLTA/Aliyah 150.00 per orang sebanyak 2.555 orang. Secara rinci dikatakan Ale, beasiswa S-1 Rp.200.000 per orang sebanyak 1.535 orang dan bantuan untuk kaum dhuafa serta yatim piatu Rp300.000 per orang sebanyak 1.300 orang.
Kegiatan peduli Ramadhan 1433H/2012 M Baziz Provinsi DKI Jakarta, diikuti ribuan peserta yang memadati Istora Senayan. Berbagai penghargaan disematkan kepada para penyalur zakat.
"Dengan mengaharap Ridho Allah, dengan mengucap Bismillahirrah manirahim, saya luncurkan NPWZ," kata Fauzi Bowo, dalam acara Kegiatan peduli Ramadhan 1433H/2012 M, di Istora Senayan, Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (31/7/2012).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bazis DKI Jakarta Ale Abdullah mengatakan, kartu NPWZ itu sebagai kartu identitas bagi penyalur zakat. "Sebagai indentitas muzakki, sekligus data base bagi bazis," kata Ale.
Ale menjelaskan, pendapatan Bazis Provinsi DKI Jakarta tiap tahunnya semakin meningkat. Dia menyebutkan, pada tahun 2011 perolehan hasil zakat, infaq Shadaqah (Zis) sebesar Rp64.780.812.886, sementara pada tahun 2010 sebesar Rp52.768.818.935, atau naik sekira 12,76 persen yakni naik sebesar Rp12.011.993.951.
Dia menambahkan, pendistribusian hasil ZIS, tahun 2011 sebesar Rp1.080.250.000 dari perolehan Zis provinsi tahun 2011 5.390 mustahik terdiri atas beasiswa SLTA/Aliyah 150.00 per orang sebanyak 2.555 orang. Secara rinci dikatakan Ale, beasiswa S-1 Rp.200.000 per orang sebanyak 1.535 orang dan bantuan untuk kaum dhuafa serta yatim piatu Rp300.000 per orang sebanyak 1.300 orang.
Kegiatan peduli Ramadhan 1433H/2012 M Baziz Provinsi DKI Jakarta, diikuti ribuan peserta yang memadati Istora Senayan. Berbagai penghargaan disematkan kepada para penyalur zakat.
(mhd)
Lihat Juga :