DPR minta calo dimusnahkan
Rabu, 01 Agustus 2012 - 10:31 WIB
DPR minta calo dimusnahkan
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya calo di bandara dan stasiun kereta api seiring meningkatnya arus mudik Lebaran mendapatkan perhatian dari kalangan anggota DPR RI.
Anggota Komisi V Saleh Husin, meminta agar PT Angkasa Pura dan PT KAI segera bertindak agar masyarakat terbebas dari aksi calo itu.
"Ini untuk menghindari ulah calo yang kerap kali menyusahkan dan menyesatkan para penumpang," ujar Saleh Husin kepada wartawan, Rabu (1/8/2012).
Menurut Husin, penjagaan harus diperketat di dua area itu, terutama stasiun kereta yang memberangkatkan penumpang menengah ke bawah. "Untuk melindungi saudara-saudara kita yang berpenghasilan rendah yang jadi pemudik," jelasnya lagi.
Politikus Hanura ini berharap Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turut memantau agar para pemudik dapat bepergian dengan nyaman tanpa terganggu oleh ulah para calo. Selain itu, PT KAI harus memperbanyak loket-loket penjualan tiket di stasiun.
Untuk memastikan pelayanan bagi pemudik telah memadai sekaligus seperti apa kesiapan, Komisi V mengagendakan kunjungan kerja (kunker) spesifik pada 9-11 Agustus.
"Ada tiga rombongan yakni ke Lampung tepatnya di Merak-Bakauheni, ke Jawa Tengah melalui Cirebon dan Pantura," tutup Husin.
Anggota Komisi V Saleh Husin, meminta agar PT Angkasa Pura dan PT KAI segera bertindak agar masyarakat terbebas dari aksi calo itu.
"Ini untuk menghindari ulah calo yang kerap kali menyusahkan dan menyesatkan para penumpang," ujar Saleh Husin kepada wartawan, Rabu (1/8/2012).
Menurut Husin, penjagaan harus diperketat di dua area itu, terutama stasiun kereta yang memberangkatkan penumpang menengah ke bawah. "Untuk melindungi saudara-saudara kita yang berpenghasilan rendah yang jadi pemudik," jelasnya lagi.
Politikus Hanura ini berharap Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turut memantau agar para pemudik dapat bepergian dengan nyaman tanpa terganggu oleh ulah para calo. Selain itu, PT KAI harus memperbanyak loket-loket penjualan tiket di stasiun.
Untuk memastikan pelayanan bagi pemudik telah memadai sekaligus seperti apa kesiapan, Komisi V mengagendakan kunjungan kerja (kunker) spesifik pada 9-11 Agustus.
"Ada tiga rombongan yakni ke Lampung tepatnya di Merak-Bakauheni, ke Jawa Tengah melalui Cirebon dan Pantura," tutup Husin.
(lns)
Lihat Juga :