PT KAI larang pedagang-pengamen di kereta mudik
Kamis, 02 Agustus 2012 - 15:08 WIB
PT KAI larang pedagang-pengamen di kereta mudik
A
A
A
Sindonews.com - Demi menciptakan rasa aman para pemudik yang menggunakan jasa Kereta api untuk pulang kampung, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperketat keberadaan pengamen dan pedagang untuk beroperasi di dalam kereta.
"Kita sudah melarang pedagang untuk berjualan di kereta. Karena, banyak laporan dari masyarakat yang terganggu dengan para pedagang (itu)," kata kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI DAOP II Bandung Bambang S Prayitna, Kamis (2/8/2012).
Dia menuturkan telah mendapatkan instruksi secara langsung dari PT KAI Pusat untuk menertibkan pengamen, dan pedagang di kereta.
"Pedagang dilarang mengikuti perjalanan kerata api. Jika ada, kita akan turunkan pada kesempatan pertama (stasiun)," tegasnya.
Selain hal itu, Bambang menjamin para penumpang kereta api tidak akan berdesak-desakan, karena tingkat okupansi dipatok 100 persen.
“Artinya tidak ada yang penambahan jumlah penumpang setiap gerbongnya, dan orang yang datang ke stasiun dipastikan mereka yang sudah punya tiket,” tandasnya.
"Kita sudah melarang pedagang untuk berjualan di kereta. Karena, banyak laporan dari masyarakat yang terganggu dengan para pedagang (itu)," kata kepala Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI DAOP II Bandung Bambang S Prayitna, Kamis (2/8/2012).
Dia menuturkan telah mendapatkan instruksi secara langsung dari PT KAI Pusat untuk menertibkan pengamen, dan pedagang di kereta.
"Pedagang dilarang mengikuti perjalanan kerata api. Jika ada, kita akan turunkan pada kesempatan pertama (stasiun)," tegasnya.
Selain hal itu, Bambang menjamin para penumpang kereta api tidak akan berdesak-desakan, karena tingkat okupansi dipatok 100 persen.
“Artinya tidak ada yang penambahan jumlah penumpang setiap gerbongnya, dan orang yang datang ke stasiun dipastikan mereka yang sudah punya tiket,” tandasnya.
(mhd)