Dua pekan jelang Lebaran, Depok mulai padat
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 15:32 WIB
Dua pekan jelang Lebaran, Depok mulai padat
A
A
A
Sindonews.com - Dua pekan menjelang Lebaran, lalu lintas di Kota Depok perlahan menjadi padat merayap. Pasalnya, euforia masyarakat untuk berbelanja perlengkapan Lebaran seperti pakaian baru dan makanan ringan persiapan Lebaran.
Membuat kendaraan menumpuk bertumpah ruah di seluruh titik di Kota Depok, terutama Jalan Margonda Raya. Ditambah Jalan tersebut menjadi pusat perbelanjaan Kota Depok, ITC, Plaza Depok, DMall, Depok Town Square (Detos), hingga Margo City, pusat perkantoran, serta pusat aktivitas masyarakat Depok.
Hal itu membuat Polres Depok mengerahkan seluruh personel di unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk disebar di sepanjang Jalan Raya Margonda. Bahkan membuat Kanit Turjawali Satlantas Polres Depok AKP Rasman terpaksa turun ke lapangan untuk memantau Kemacetan itu.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengakui, parahnya kemacetan itu, sehingga membuat anggotanya putar otak mengatur rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengurai kemacetan.
"Memang parah sekali Depok kalau Sabtu-Minggu. Saat ini ditambah lagi dengan orang berbelanja di mal untuk lebaran, jadinya tak bergerak. Padahal kalau dilihat tiap sisi ada anggota kami, kami sebar personel Satlantas," terangnya, di lokasi, Sabtu (4/8/2012).
Dia meminta masyarakat Depok agar memaklumi situasi seperti itu. Namun, Mulyadi meminta, agar Dinas Perhubungan mengurangi angkot yang melintas Jalan Margonda, dan dialihkan melalui jalan alternatif.
"Kami sudah mengupayakan untuk semaksimal mungkin, pengguna jalan diharapkan maklum dan memahami kondisi," pintanya.
Salah seorang pengguna jalan, Ilham, warga Pondok Cina, Beji, Depok, mengaku setiap hari dirinya hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke Polres Depok menggunakan sepeda motor. Namun kini ia mengeluhkan parahnya kemacetan terutama di depan ITC dan Plaza Depok yang menyebabkan ia memerlukan waktu tidak kurang dari 50 menit.
"Macet betul, tak bergerak dari pertigaan Ramanda sampai ITC, ini paling parah. Mungkin sudah mau lebaran jadi banyak yang belanja," katanya.
Membuat kendaraan menumpuk bertumpah ruah di seluruh titik di Kota Depok, terutama Jalan Margonda Raya. Ditambah Jalan tersebut menjadi pusat perbelanjaan Kota Depok, ITC, Plaza Depok, DMall, Depok Town Square (Detos), hingga Margo City, pusat perkantoran, serta pusat aktivitas masyarakat Depok.
Hal itu membuat Polres Depok mengerahkan seluruh personel di unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk disebar di sepanjang Jalan Raya Margonda. Bahkan membuat Kanit Turjawali Satlantas Polres Depok AKP Rasman terpaksa turun ke lapangan untuk memantau Kemacetan itu.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengakui, parahnya kemacetan itu, sehingga membuat anggotanya putar otak mengatur rekayasa lalu lintas (lalin) untuk mengurai kemacetan.
"Memang parah sekali Depok kalau Sabtu-Minggu. Saat ini ditambah lagi dengan orang berbelanja di mal untuk lebaran, jadinya tak bergerak. Padahal kalau dilihat tiap sisi ada anggota kami, kami sebar personel Satlantas," terangnya, di lokasi, Sabtu (4/8/2012).
Dia meminta masyarakat Depok agar memaklumi situasi seperti itu. Namun, Mulyadi meminta, agar Dinas Perhubungan mengurangi angkot yang melintas Jalan Margonda, dan dialihkan melalui jalan alternatif.
"Kami sudah mengupayakan untuk semaksimal mungkin, pengguna jalan diharapkan maklum dan memahami kondisi," pintanya.
Salah seorang pengguna jalan, Ilham, warga Pondok Cina, Beji, Depok, mengaku setiap hari dirinya hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke Polres Depok menggunakan sepeda motor. Namun kini ia mengeluhkan parahnya kemacetan terutama di depan ITC dan Plaza Depok yang menyebabkan ia memerlukan waktu tidak kurang dari 50 menit.
"Macet betul, tak bergerak dari pertigaan Ramanda sampai ITC, ini paling parah. Mungkin sudah mau lebaran jadi banyak yang belanja," katanya.
(mhd)