Minggu kedua Ramadan

Kemacetan hingga tengah malam

Selasa, 07 Agustus 2012 - 08:47 WIB
Kemacetan hingga tengah...
Kemacetan hingga tengah malam
A A A
Sindonews.com - Memasuki pekan kedua bulan Ramadan, kemacetan di sejumlah ruas jalan Ibu Kota semakin lama. Pada akhir pekan kemacetan yang biasanya terurai pukul 22.00 WIB, kini baru lancar pukul 24.00 WIB.

Berdasarkan pantauan di sejumlah ruas jalan arteri, volume kendaraan masih tinggi meskipun sudah di atas pukul 22.00 WIB. Di Jalan Arteri Pondok Indah, kemacetan mulai dari Mal Gandaria City hingga perempatan Lebak Bulus.

Lalu lintas nyaris stagnan di kawasan Pondok Indah Mal, terlebih berbarengan dengan jam pulang karyawan. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Senayan, terutama karena ada pertokoan yang buka hingga larut malam. Abu Nauval (32), warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku sering terjebak macet di Jalan Arteri Pondok Indah meskipun sudah pukul 22.30 WIB.

Akibatnya, bapak dua anak ini baru sampai di rumah pukul 24.00 WIB. “Biasanya pukul 22.30 WIB, kawasan Pondok Indah mulai lengang, tapi sejak puasa ini jam segitu masih macet,” kata Abu di Jakarta, Senin 6 Agustus 2012.

Kemacetan dipicu tingginya volume kendaraan dan bersamaan dengan bubaran karyawan sejumlah pusat perbelanjaan yang memang tutup lebih malam. Untuk menghindari macet, Abu memilih memutar balik di Pondok Indah Mal, selanjutnya masuk tol di Jalan Veteran menuju Serpong. “Jalurnya memang lebih jauh, tapi lumayan lancar. Juga bisa lewat tol dalam kota kemudian nyambung JORR turun Lebak Bulus, bisa lebih cepat satu jam dibanding lewat arteri,” jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan Wahyu Husain, karyawan swasta. Dia mengeluhkan semakin parahnya kemacetan. Dia menuturkan, bulan Ramadan ini dirinya harus pulang lebih malam. “Sekarang serba salah. Kalau mau pulang sebelum buka, macet. Sama saja pulang sesudah buka puasa juga macet,” ujarnya.

Dia menuturkan, kemacetan ini juga berbeda tiap tahunnya. Pasalnya, pada Ramadan tahun lalu kemacetan hanya pada saat sebelum buka puasa. Wahyu meminta pihak kepolisian bisa melakukan evaluasi terkait semakin lamanya kemacetan pada Ramadan kali ini.

“Apa karena masyarakat sudah banyak yang punya mobil,” tegasnya.

Irfan, warga Tebet, Jakarta Selatan, juga mengeluhkan semakin parahnya kemacetan. Dia harus mengurungkan niat bila ingin bepergian menjelang berbuka. Menurutnya, kemacetan yang terjadi sungguh mengerikan. “Saya pernah berangkat dari Tebet ke Mampang sampai dua jam setengah, padahal kalau hari biasa paling lama satu jam,” tuturnya.

Dia melanjutkan, semakin parahnya kemacetan ini terjadi sejak bulan puasa. Karyawan swasta di kawasan Sudirman ini meminta pemerintah memberikan solusi yang mengurangi kemacetan.

Dia juga tidak peduli seandainya ada kebijakan yang mengharuskan meninggalkan kendaraan di rumah. “Tidak masalah seandainya saya harus naik kendaraan umum, tapi kebijakan itu juga harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tukasnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Dwi Sigit Nurmantyas menuturkan, setiap akhir pekan terutama di bulan Ramadan dipastikan masyarakat akan mengalami kemacetan yang lebih panjang daripada biasanya.

Hal ini karena meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan. Sigit mencontohkan, pada Sabtu dan Minggu 4-5 Agustus 2012 kemarin, hampir seluruh jalanan Ibu Kota dipenuhi oleh kendaraan pribadi. Sasarannya yakni Pusat Grosir Tanah Abang, Pasar Cipulir, mal yang ada di Bundaran HI, dan Pondok Indah.

“Akhir pekan kemarin kami bekerja keras untuk mengatur kemacetan di dekat pusat perbelanjaan. Karena ada car free day, jadi masyarakat berangkat sekitar pukul 12.00 WIB dan terjadi penumpukan kendaraan untuk memasuki tempat belanja itu,” jelasnya.

Pihaknya, sudah menerjunkan ratusan anggota untuk mengatur lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan tersebut. Kebanyakan masyarakat tidak mau untuk dialihkan jalannya ke tempat yang lebih lancar. Mereka memilih jalan utama tempat perbelanjaan guna mempercepat sampai tujuan. Ditambahkan Sigit, puncak masyarakat datang ke pusat perbelanjaan terjadi pada Minggu kedua Ramadan.

“Kalau untuk minggu ketiga dan memasuki Idul Fitri, sepertinya tidak begitu ramai karena masyarakat sudah memikirkan untuk mudik,” jelasnya.

Berdasarkan data di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, daftar pusat perbelanjaan atau mal yang selalu menjadi biang macet, karena lokasinya berdekatan dengan jalan raya atau terletak di persimpangan jalan, yakni Plaza Semanggi, Cibubur Junction, Citos, Mal Taman Anggrek, Tamini Square, Mal Ciputra, Atrium Plaza, ITC Mangga Dua, Blok M Plaza, Pasaraya Manggarai, Ramayana Kramatjati, Mal Ambasador, Slipi Jaya, ITC Roxy Mas, Grand Indonesia, Central Park, FX Plaza, ITC Mangga Dua, Pasar Pagi Mangga Dua, Mal Kelapa Gading, Mal Sunter, Kelapa Gading Trade Center, Pluit Village, WTC Mangga Dua, Mal Artha Gading, Sports Mall Kelapa Gading, Mall of Indonesia, Emporium Pluit Mall, La Piaza, Koja Trade Mal, Pusat Perbelanjaan Blok A Tanah Abang, ITC Cempaka Putih, Gandaria City, dan Pejaten Village.
(lil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Rekomendasi
Ilmuwan Yakin Iklim...
Ilmuwan Yakin Iklim di Bumi Berubah Akibat Anomali Antarbintang
Terumbu Karang Mediterania...
Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Artikel Terkini
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
4 Ciri Orang Memiliki...
4 Ciri Orang Memiliki Khodam, Benarkah Bisa Dikenali?
Perbedaan jin Khodam...
Perbedaan jin Khodam dan Qorin, Mana yang Harus Diwaspadai?
Hukum Cek Khodam: Benarkah...
Hukum Cek Khodam: Benarkah Termasuk Syirik? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved