42 pasar tumpah akan dipagar betis
Kamis, 09 Agustus 2012 - 16:31 WIB
42 pasar tumpah akan dipagar betis
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 42 pasar tumpah yang tersebar di jalur mudik Jawa Barat rencananya akan dipagar betis untuk mengurangi resiko kemacetan. Namun diimbau agar para pemudik ekstra waspada saat melalui pasar tumpah di jalur Pantura dan Limbanan.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat (Dishub Jabar) Dicky Syaromi menyatakan, keberadaan pasar yang dilintasi jalur mudik menjadi perhatian sebab berpotensi mengganggu arus mudik.
"Terutama pasar tumpah di Pantura dan Limbangan," kata Dicky usai gelar kesiapan pasukan menghadapi Lebaran 2012 di Kantor Dishub Jabar, Bandung, Kamis (9/8/2012).
Dishub juga mewaspadai sejumlah pasar tumpah yang berada di jalur pantura seperti di Palimanan dan Plered di Cirebon, lalu di Indramayu, Gubug, Tegal. Sedangkan di jalur selatan kewaspadaan ditingkatkan di Pasar Limbangan.
Untuk mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah, mulai H-7 atau tanggal 12-26 Agustus, pihaknya bekerja sama dengan Dishub setempat akan membuat pagar betis. "Pagar betis dilakukan agar pasar tidak meluber ke jalan raya," terangnya.
Untuk sementara, angkutan tradisonal seperti becak dan delman yang biasa ngetem di pasar akan ditertibkan. "Tidak jarang, mereka sering melawan arus. Maka keberadaan kedua angkutan tradisional tersebut akan ditertibkan," katanya.
Dalam apel siaga tersebut, Dishub Jabar siap menerjunkan total 2.800 personelnya. Pada pelaksanaannya akan dibantu dengan aparat setempat.
"Untuk penyelenggaraan mudik lebaran ini, 2.800 personel Dishub se Jabar ditempatkan di lapangan dan di posko," kata Dicky.
Selain persiapan personel juga disiapkan peralatan seperti dukungan tenda untuk posko terpadu lebaran, rambu-rambu portable dan lain-lain.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat (Dishub Jabar) Dicky Syaromi menyatakan, keberadaan pasar yang dilintasi jalur mudik menjadi perhatian sebab berpotensi mengganggu arus mudik.
"Terutama pasar tumpah di Pantura dan Limbangan," kata Dicky usai gelar kesiapan pasukan menghadapi Lebaran 2012 di Kantor Dishub Jabar, Bandung, Kamis (9/8/2012).
Dishub juga mewaspadai sejumlah pasar tumpah yang berada di jalur pantura seperti di Palimanan dan Plered di Cirebon, lalu di Indramayu, Gubug, Tegal. Sedangkan di jalur selatan kewaspadaan ditingkatkan di Pasar Limbangan.
Untuk mengantisipasi kemacetan akibat pasar tumpah, mulai H-7 atau tanggal 12-26 Agustus, pihaknya bekerja sama dengan Dishub setempat akan membuat pagar betis. "Pagar betis dilakukan agar pasar tidak meluber ke jalan raya," terangnya.
Untuk sementara, angkutan tradisonal seperti becak dan delman yang biasa ngetem di pasar akan ditertibkan. "Tidak jarang, mereka sering melawan arus. Maka keberadaan kedua angkutan tradisional tersebut akan ditertibkan," katanya.
Dalam apel siaga tersebut, Dishub Jabar siap menerjunkan total 2.800 personelnya. Pada pelaksanaannya akan dibantu dengan aparat setempat.
"Untuk penyelenggaraan mudik lebaran ini, 2.800 personel Dishub se Jabar ditempatkan di lapangan dan di posko," kata Dicky.
Selain persiapan personel juga disiapkan peralatan seperti dukungan tenda untuk posko terpadu lebaran, rambu-rambu portable dan lain-lain.
(ysw)