Antisipasi lonjakan, Pelabuhan Bulukumba tambah armada
Kamis, 16 Agustus 2012 - 17:49 WIB
Antisipasi lonjakan, Pelabuhan Bulukumba tambah armada
A
A
A
Sindonews.com - Lonjakan arus mudik di Pelabuhan Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 17 Agustus 2012. Untuk waspadai meningkatnya jumlah penumpang, pihak pelabuhan baik Bira maupun Pelabuhan Leppe'e akan menambah jumlah kapal dari sebelumnya.
Kepala Syahbandar Bulukumba Muhammad Aspar mengaku khawatir jika tidak menambah jumlah armada kapal. Jika hanya satu dioperasikan, diprediksi tidak mampu menampung jumlah pemudik khususnya Bira-Selayar.
"Kami berupaya supaya ada penambahan kapal. Saya tidak mau ada penumpang yang terlantar karena terkendala kapal. Makanya, jauh sebelum harus disiapkan," ujar Aspar menjelaskan, Kamis (16/8/2012).
Sementara itu, Staf Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bulukumba di Pelabuhan Bira Andi Abidin menyebutkan hingga saat ini, jumlah penumpang sudah mulai meningkat sekitar 25 persen dibanding sebelumnya. Hanya, puncak arus mudik Bira-Selayar diprediksi akan terjadi pada H-2 hingga 85 persen.
"Kapal penumpang yang kita disiapkan ada dua unit. Mudah-mudahan dengan penambahan ini tidak ada penumpang yang terlantar," kata Abidin.
Bahkan, lanjut Abidin, pihaknya berencana juga akan menambah jadwal operasi kapal, yang
sebelumnya hanya dua kali pengangkutan, sekarang ditambah menjadi tiga kali pengangkutan. Hal ini disebabkan jumlah penumpang meningkat yang dipastikan mencapai 85 persen kenaikanya.
"Biasanya hanya dua kali penyeberangan. Tapi, melihat penumpang mulai naik, maka kita akan tambah penyeberangan," tandasnya.
Kepala Dishubkominfo Bulukumba Rosali Andi Liong mengaku, pihaknya sudah menyampaikan kepada kepala pelabuhan agar menyiapkan Kapal Ferry dengan baik. Dia menyarankan supaya lebih memperhatikan kondisi cuaca karena sewaktu-waktu ketinggian ombak bakal naik.
“Kalau memang cuaca buruk dan bisa membahayakan penumpang jangan berlayar,” ujar dia.
Kepala Syahbandar Bulukumba Muhammad Aspar mengaku khawatir jika tidak menambah jumlah armada kapal. Jika hanya satu dioperasikan, diprediksi tidak mampu menampung jumlah pemudik khususnya Bira-Selayar.
"Kami berupaya supaya ada penambahan kapal. Saya tidak mau ada penumpang yang terlantar karena terkendala kapal. Makanya, jauh sebelum harus disiapkan," ujar Aspar menjelaskan, Kamis (16/8/2012).
Sementara itu, Staf Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Bulukumba di Pelabuhan Bira Andi Abidin menyebutkan hingga saat ini, jumlah penumpang sudah mulai meningkat sekitar 25 persen dibanding sebelumnya. Hanya, puncak arus mudik Bira-Selayar diprediksi akan terjadi pada H-2 hingga 85 persen.
"Kapal penumpang yang kita disiapkan ada dua unit. Mudah-mudahan dengan penambahan ini tidak ada penumpang yang terlantar," kata Abidin.
Bahkan, lanjut Abidin, pihaknya berencana juga akan menambah jadwal operasi kapal, yang
sebelumnya hanya dua kali pengangkutan, sekarang ditambah menjadi tiga kali pengangkutan. Hal ini disebabkan jumlah penumpang meningkat yang dipastikan mencapai 85 persen kenaikanya.
"Biasanya hanya dua kali penyeberangan. Tapi, melihat penumpang mulai naik, maka kita akan tambah penyeberangan," tandasnya.
Kepala Dishubkominfo Bulukumba Rosali Andi Liong mengaku, pihaknya sudah menyampaikan kepada kepala pelabuhan agar menyiapkan Kapal Ferry dengan baik. Dia menyarankan supaya lebih memperhatikan kondisi cuaca karena sewaktu-waktu ketinggian ombak bakal naik.
“Kalau memang cuaca buruk dan bisa membahayakan penumpang jangan berlayar,” ujar dia.
(azh)