Pemudik mulai dialihkan ke jalur alternatif
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 19:05 WIB
Pemudik mulai dialihkan ke jalur alternatif
A
A
A
Sindonews.com - Arus kendaraan pemudik terpaksa dialihkan ke sejumlah jalur alternatif karena jalur pantura mulai padat. Memasuki H-2 Lebaran, pemudik yang menggunakan sepeda motor langsung dialihkan agar melewati rute jalur alternatif saat memasuki jalur pantura Indramayu.
Pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai diarahkan menuju jalur alternatif sejak memasuki pertigaan ABC Lohbener. Dari lokasi itu, para pemudik diarahkan menuju Indramayu kota-balongan-karangampel menuju Kabupaten Cirebon.
Pengalihan arus kendaraan tersebut disebabkan membludaknya pemudik sepeda motor yang melintas di jalur utama pantura Indramayu. Penguraian kepadatan kendaraan pun sebenarnya telah dilakukan sejak dini hari tadi.
Sementara itu, kendaraan roda empat masih diarahkan menuju jalur utama pantura hingga menuju Palimanan Kabupaten Cirebon. Namun, ledakan pemudik sepeda motor yang diarahkan menuju jalur alternatif membuat arus kendaraan di jalur alternatif padat.
Bahkan, sempat terjadi kemacetan di lokasi pasar tumpah Bangkir. Ruas jalan yang sempit serta arus kendaraan dua arah membuat arus kendaraan di pasar tumpah Bangkir tersendat. Kemacetan yang terjadi di Pasar Bangkir terjadi sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Aparat kepolisian dibantu Satpol PP melakukan pengamanan pagar betis di lokasi Pasar Bangkir. "Kemacetan terjadi akibat banyaknya pedagang yang berjualan di tepi jalan serta tukang becak yang masih mangkal di sekitar Pasar Bangkir. Sementara arus kendaraan dari Pantura juga banyak," ungkap Tosim (35), warga setempat.
Sementara berdasarkan data pos penghitungan kendaraan Dinas Perhubungan komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, arus kendaraan yang melintas di jalur Pantura Indramayu meningkat hingga tiga kali lipat.
Pada H-2, arus kendaraan roda dua semakin mendominasi laju kendaraan dari Jakarta menuju Cirebon. Peningkatan arus kendaraan pada masa puncak arus mudik terjadi sejak dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
Ada H-2 Lebaran, ada sekira 319.544 kendaraan melintas di jalur Pantura. Jumlah ini lebih besar dibandingkan H-3, yakni sebanyak 230.492 kendaraan.
Kasatlantas Polres Indramayu AKP Irwandi mengatakan, pemberlakuan sistem buka tutup akan dilakukan hingga H-1 Lebaran. Selain itu, pihaknya juga mulai menempatkan petugasnya di beberapa titik yang dianggap rawan kemacetan.
"Pengamanan tidak hanya dilakukan di jalur utama Pantura, melainkan juga di jalur alternatif yang mulai padat," tandasnya.
Pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai diarahkan menuju jalur alternatif sejak memasuki pertigaan ABC Lohbener. Dari lokasi itu, para pemudik diarahkan menuju Indramayu kota-balongan-karangampel menuju Kabupaten Cirebon.
Pengalihan arus kendaraan tersebut disebabkan membludaknya pemudik sepeda motor yang melintas di jalur utama pantura Indramayu. Penguraian kepadatan kendaraan pun sebenarnya telah dilakukan sejak dini hari tadi.
Sementara itu, kendaraan roda empat masih diarahkan menuju jalur utama pantura hingga menuju Palimanan Kabupaten Cirebon. Namun, ledakan pemudik sepeda motor yang diarahkan menuju jalur alternatif membuat arus kendaraan di jalur alternatif padat.
Bahkan, sempat terjadi kemacetan di lokasi pasar tumpah Bangkir. Ruas jalan yang sempit serta arus kendaraan dua arah membuat arus kendaraan di pasar tumpah Bangkir tersendat. Kemacetan yang terjadi di Pasar Bangkir terjadi sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.
Aparat kepolisian dibantu Satpol PP melakukan pengamanan pagar betis di lokasi Pasar Bangkir. "Kemacetan terjadi akibat banyaknya pedagang yang berjualan di tepi jalan serta tukang becak yang masih mangkal di sekitar Pasar Bangkir. Sementara arus kendaraan dari Pantura juga banyak," ungkap Tosim (35), warga setempat.
Sementara berdasarkan data pos penghitungan kendaraan Dinas Perhubungan komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, arus kendaraan yang melintas di jalur Pantura Indramayu meningkat hingga tiga kali lipat.
Pada H-2, arus kendaraan roda dua semakin mendominasi laju kendaraan dari Jakarta menuju Cirebon. Peningkatan arus kendaraan pada masa puncak arus mudik terjadi sejak dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
Ada H-2 Lebaran, ada sekira 319.544 kendaraan melintas di jalur Pantura. Jumlah ini lebih besar dibandingkan H-3, yakni sebanyak 230.492 kendaraan.
Kasatlantas Polres Indramayu AKP Irwandi mengatakan, pemberlakuan sistem buka tutup akan dilakukan hingga H-1 Lebaran. Selain itu, pihaknya juga mulai menempatkan petugasnya di beberapa titik yang dianggap rawan kemacetan.
"Pengamanan tidak hanya dilakukan di jalur utama Pantura, melainkan juga di jalur alternatif yang mulai padat," tandasnya.
(lil)