Pemudik jarak dekat masih tinggi
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 11:10 WIB
Pemudik jarak dekat masih tinggi
A
A
A
Sindonews.com - Kendati lebaran sudah lewat beberapa hari, tampaknya tidak berpengaruh bagi pemudik jarak dekat. Seperti terlihat di Terminal Kampung Rambutan, sejumlah pemudik yang akan pulang kampung di sekitar Jawa Barat masih cukup tinggi.
Dari data yang dimiliki pusat informasi Terminal Kampung Rambutan, pada H+4 kemarin sebanyak 7.305 penumpang berhasil diberangkatkan menggunakan 560 bus.
Data tersebut hanya berbeda sedikit dengan data sehari sebelumnya pada H+3 dimana dari 588 bus yang dikerahkan, sebanyak 7.634 penumpang berhasil diberangkatkan.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Dwi Basuki mengatakan jumlah pemudik pada H+4 kemarin merupakan pemudik jarak dekat dengan rute sekitar Jawa Barat.
"Ini kebanyakan pemudik jarak dekat, meliputi kota-kota di Jawa Barat," ungkapnya, sabtu (25/8/2012).
Selain itu suasana lalu lintas mudik yang relatif lancar pasca pelaksanaan Lebaran membuat pemudik memilih melakukan perjalanan pada hari-hari setelah Lebaran.
"Ada sekitar 47 rute yang melayani kota-kota di Jawa Barat, sementara untuk daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur hanya sedikit jumlah peminatnya," tambahnya.
Dari data yang dimiliki pusat informasi Terminal Kampung Rambutan, pada H+4 kemarin sebanyak 7.305 penumpang berhasil diberangkatkan menggunakan 560 bus.
Data tersebut hanya berbeda sedikit dengan data sehari sebelumnya pada H+3 dimana dari 588 bus yang dikerahkan, sebanyak 7.634 penumpang berhasil diberangkatkan.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Dwi Basuki mengatakan jumlah pemudik pada H+4 kemarin merupakan pemudik jarak dekat dengan rute sekitar Jawa Barat.
"Ini kebanyakan pemudik jarak dekat, meliputi kota-kota di Jawa Barat," ungkapnya, sabtu (25/8/2012).
Selain itu suasana lalu lintas mudik yang relatif lancar pasca pelaksanaan Lebaran membuat pemudik memilih melakukan perjalanan pada hari-hari setelah Lebaran.
"Ada sekitar 47 rute yang melayani kota-kota di Jawa Barat, sementara untuk daerah lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur hanya sedikit jumlah peminatnya," tambahnya.
(ysw)