Pantura mulai dipadati arus balik
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 17:54 WIB
Pantura mulai dipadati arus balik
A
A
A
Sindonews.com - Sejak Sabtu (25/8/2012) pagi, jalur Pantura mulai dipadati arus balik menuju Jakarta. Hingga sore, tercatat ada 103.296 kendaraan yang melintas jalur Pantura yang didominasi kendaraan roda dua.
Kepala dinas perhubungan komunikasi dan informatika (dishubkomindo) Kabupaten Indramayu, Muhammad Rahmat mengatakan, puncak arus balik terjadi pada akhir pekan ini atau Sabtu dan minggu. "Arus kendaraan terus meningkat, sejumlah pekerja non formal dan pabrik akan memulai aktivitas pada hari senin nanti," katanya, Sabtu (25/8/2012).
Berdasarkan data di posko penghitungan Dishubkominfo kabupaten Indramayu di lingkar Lohbener Indramayu terjadi peningkatan arus kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta. Kendaraan yang melintas sebanyak 103.296 kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua lebih mendominasi dibandingkan kendaraan roda empat.
Pemudik yang melakukan perjalan arus balik sejak H+1, lebih memilih menggunakan waktu siang dan sore hari. Hal ini berbeda saat arus mudik.
Sementara itu, mengantisipasi puncak arus balik, Polres Indramayu menyiagakan personil lebih banyak di titik-titik simpul rawan kemacetan dari arah Cirebon menuju Karangampel hingga ke perbatasan Kabupaten Subang.
Petugas Satlantas Polres Indramayu akan dikonsentrasikan di jalur perjalanan arus balik lebaran seperti di jalan raya Karangampel, pertigaan Terminal Sindang dan pertigaan Celeng Lohbener. Lokasi-lokasi tersebut dinilai sebagai konsentrasi arus kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Sementara itu di jalur Pantura Indramayu tepatnya di desa Leuwigede Kecamatan Widasari terjadi tabrakan beruntun antar kendaraan roda empat. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun, akibat insiden ini sempat terjadi antrean kendaraan dibelakangnya.
Kasatlantas Polres Indramayu AKP Irwandi mengatakan, tabrakan beruntun ini dikarenakan salah satu kendaraan melakukan rem mendadak saat melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Akibatnya, kendaraan yang ada di belakangnya juga mengalami tabrakan. Namun, karena laju kendaraan cukup rendah, membuat insiden tabrakan tidak terlalu parah. "Kita kerahkan petugas tambahan, agar arus kendaraan kembali lancar menuju Jakarta," ungkapnya.
Sementara itu arus kendaraan pemudik juga terlihat di jalur alternatif Cirebon-Karangampel-Lohbener.Pemudik yang melintas dari arah Cirebon diurai ke jalur utama pantura dan jalur alternatif Kapetakan-Karangampel-Lohbener.
"Saya pulang hari ini, karena hari senin sudah mulai bekerja lagi," ungkap Darinih (42) pekerja pabrik sepatu di kawasan Bekasi.
Kepala dinas perhubungan komunikasi dan informatika (dishubkomindo) Kabupaten Indramayu, Muhammad Rahmat mengatakan, puncak arus balik terjadi pada akhir pekan ini atau Sabtu dan minggu. "Arus kendaraan terus meningkat, sejumlah pekerja non formal dan pabrik akan memulai aktivitas pada hari senin nanti," katanya, Sabtu (25/8/2012).
Berdasarkan data di posko penghitungan Dishubkominfo kabupaten Indramayu di lingkar Lohbener Indramayu terjadi peningkatan arus kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta. Kendaraan yang melintas sebanyak 103.296 kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua lebih mendominasi dibandingkan kendaraan roda empat.
Pemudik yang melakukan perjalan arus balik sejak H+1, lebih memilih menggunakan waktu siang dan sore hari. Hal ini berbeda saat arus mudik.
Sementara itu, mengantisipasi puncak arus balik, Polres Indramayu menyiagakan personil lebih banyak di titik-titik simpul rawan kemacetan dari arah Cirebon menuju Karangampel hingga ke perbatasan Kabupaten Subang.
Petugas Satlantas Polres Indramayu akan dikonsentrasikan di jalur perjalanan arus balik lebaran seperti di jalan raya Karangampel, pertigaan Terminal Sindang dan pertigaan Celeng Lohbener. Lokasi-lokasi tersebut dinilai sebagai konsentrasi arus kendaraan pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Sementara itu di jalur Pantura Indramayu tepatnya di desa Leuwigede Kecamatan Widasari terjadi tabrakan beruntun antar kendaraan roda empat. Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun, akibat insiden ini sempat terjadi antrean kendaraan dibelakangnya.
Kasatlantas Polres Indramayu AKP Irwandi mengatakan, tabrakan beruntun ini dikarenakan salah satu kendaraan melakukan rem mendadak saat melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Akibatnya, kendaraan yang ada di belakangnya juga mengalami tabrakan. Namun, karena laju kendaraan cukup rendah, membuat insiden tabrakan tidak terlalu parah. "Kita kerahkan petugas tambahan, agar arus kendaraan kembali lancar menuju Jakarta," ungkapnya.
Sementara itu arus kendaraan pemudik juga terlihat di jalur alternatif Cirebon-Karangampel-Lohbener.Pemudik yang melintas dari arah Cirebon diurai ke jalur utama pantura dan jalur alternatif Kapetakan-Karangampel-Lohbener.
"Saya pulang hari ini, karena hari senin sudah mulai bekerja lagi," ungkap Darinih (42) pekerja pabrik sepatu di kawasan Bekasi.
(ysw)