Puasa berbeda hari, Muhammadiyah minta tak diperdebatkan
Selasa, 09 Juli 2013 - 12:54 WIB
Puasa berbeda hari, Muhammadiyah minta tak diperdebatkan
A
A
A
Sindonews.com - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1434 Hijriah jatuh hari ini, Selasa (9/7). Berbeda dengan ketentuan pemerintah yang menetapkan puasa jatuh pada hari Rabu (10/7), besok.
Untuk penetapan 1 Syawal atau Idul Fitri, Muhammadiyah juga menyatakan akan merayakan hari kemenangan pada 8 Agustus 2013.
Pengurus Muhammadiyah Wilayah Prov Banten, Rifky Hermiansyah, mengatakan sebenarnya tak ada masalah yang mendasar terkait perbedaan awal Ramadan.
"Yang terpenting dari munculnya perbedaan ini, rasa saling menghormati sesama umat Islam. Potensi ketidaksamaan mengenai awal puasa dengan pemerintah tidak perlu diperdebatkan," jelas Rifky kepada Sindonews, Selasa (9/7/2013).
Untuk awal Ramadan sendiri dikatakannya, ijtima jelang Ramadan 1434 H, terjadi pada Senin, (8/7) pukul 14.15 WIB, dan hilal nampak membelah dari kawasan Indonesia.
"Dengan kriteria hisab wujudul hilal yang sudah terpenuhi tersebut, maka Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1434 H jatuh pada Selasa 9 Juli 2013 dan tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 04/MLM/I.0/E/2013," jelasnya.
Menurutnya, sejak semalam, warga Muhammadiyah tak terkecuali Banten telah melakukan salat tarawih. Adapun salat tarawih berjamaah tersebut dilakukan di beberapa titik di wilayah Banten.
"Seperti di Tangerang dilaksanakan di Masjid Raudhatul Istiqlal Setu, Masjid Darul Arqam Pamulang, Masjid Al Jihad Pamulang, Masjid Muhammadiyah Ciputat, Masjid Muhammadiyah Kademangan, Masjid Muhammadiyah Cikupa, dan di serang ada di Masjid Muhammadiyah Pontang, Masjid Muhammadiyah di Cipocok Jaya Serang, Masjid Muhammadiyah Panti Asuhan Pandeglang," sebutnya.
Untuk penetapan 1 Syawal atau Idul Fitri, Muhammadiyah juga menyatakan akan merayakan hari kemenangan pada 8 Agustus 2013.
Pengurus Muhammadiyah Wilayah Prov Banten, Rifky Hermiansyah, mengatakan sebenarnya tak ada masalah yang mendasar terkait perbedaan awal Ramadan.
"Yang terpenting dari munculnya perbedaan ini, rasa saling menghormati sesama umat Islam. Potensi ketidaksamaan mengenai awal puasa dengan pemerintah tidak perlu diperdebatkan," jelas Rifky kepada Sindonews, Selasa (9/7/2013).
Untuk awal Ramadan sendiri dikatakannya, ijtima jelang Ramadan 1434 H, terjadi pada Senin, (8/7) pukul 14.15 WIB, dan hilal nampak membelah dari kawasan Indonesia.
"Dengan kriteria hisab wujudul hilal yang sudah terpenuhi tersebut, maka Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1434 H jatuh pada Selasa 9 Juli 2013 dan tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 04/MLM/I.0/E/2013," jelasnya.
Menurutnya, sejak semalam, warga Muhammadiyah tak terkecuali Banten telah melakukan salat tarawih. Adapun salat tarawih berjamaah tersebut dilakukan di beberapa titik di wilayah Banten.
"Seperti di Tangerang dilaksanakan di Masjid Raudhatul Istiqlal Setu, Masjid Darul Arqam Pamulang, Masjid Al Jihad Pamulang, Masjid Muhammadiyah Ciputat, Masjid Muhammadiyah Kademangan, Masjid Muhammadiyah Cikupa, dan di serang ada di Masjid Muhammadiyah Pontang, Masjid Muhammadiyah di Cipocok Jaya Serang, Masjid Muhammadiyah Panti Asuhan Pandeglang," sebutnya.
(rsa)
Lihat Juga :