Menginap sebulan untuk mendalami agama

loading...
Menginap sebulan untuk mendalami agama
Menginap sebulan untuk mendalami agama
Ramadan selalu dinantikan semua umat Islam, tak terkecuali bagi syekher sebutan pencinta Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Para pencinta salawat dari berbagai penjuru Nusantara itu setiap bulan puasa rela menyempatkan diri untuk mengaji dan mendalami agama Islam di kampung halaman Habib Syech di Pasar Kliwon, Solo. Di kampung halaman Habib Syech itu, ada tiga tempat yang selalu dipadati jamaah dalam beribadah wajib maupun sunah selama Ramadan. Tiga lokasi itu Masjid Riyadh dan Masjid Assegaf di Jalan Kapten Mulyadi, serta di kediamannya di Jalan KH Muzakir, Gang Bengawan Solo VI No 12 Semanggi Kidul.

Jamaah di setiap majelis taklim Habib Syech diperkirakan semakin padat terutama pada tanggal-tanggal ganjil dan 10 hari terakhir Ramadan. Momentum istimewa menjalani ibadah Ramadan bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf memberi makna mendalam utamanya bagi pengikutnya. Syekher, sebutan jamaah aktif Habib Syech, tak melewatkan kesempatan beribadah karena dapat mendulang ilmu tak terputus selama sebulan penuh.

“Saya menyiapkan diri di 10 hari terakhir di lingkungan Pasar Kliwon. Khusus untuk mengikuti setiap kali Habib Syech menebar ajaran Islam. Sangat jarang bisa bertemu Habib intensif mengingat jadwal beliau sangat padat,” kata Rohman Anto, Syekher asal Boyolali.



Aktivitas jamaah di kediaman Habib Syech akan mulai ramai memasuki tanggal 11 Ramadan hingga malam tanggal 29. Mereka khusyuk mengaji dan untuk menjalankan ibadah sunah mulai pukul 23.00–03.00 WIB. Di sini, sekitar 800 jamaah mengaji, bertadarus dan bersalawat. Momentum puncak kegiatan itu, yakni khataman Alquran. Khataman dilakukan di malam-malam tanggal ganjil antara lain tanggal 19 dan 29 Ramadan di Masjid Riyadh, malam tanggal 21 di Masjid Assegaf, malam 23 di Masjid Khair, Palugunan, malam 25 di Masjid Maryam, Menangan, dan malam 27 di Masjid Al Hidayah.

Panitia Ramadan bersama Habib Syech menawarkan tempat di Bustanul Asikin, Semanggi untuk menampung para jamaah dengan kapasitas mencapai 1.000 orang. “Habib Syech pada setiap kali Ramadan fokus di rumahnya (Pasar Kliwon) dan keluar kota untuk silaturahmi ke desa-desa binaan dalam kegiatan Fosil (Forum Silaturahmi Minggu Legi),” kata Abdullah Abdulkadir Assegaf, saudara kandung Habib Syech. Kecuali Jumat, Habib Syech selama Ramadan mengisi majelis taklim di Masjid Riyadh pukul 12.00-14.00 WIB.

Jamaah di Pasar Kliwon dan para jamaah luar kota bisa melanjutkan telaah kitab di Masjid Assegaf mulai pukul 16.00–17.00 WIB. Menjalani ibadah sunah salat tarawih bersama Habib Syech akan teramat berarti, yang biasa dia jalani di Masjid Assegaf usai salat Isya. Khusus Kamis malam, Habib Syech memimpin selamatan dan zikir di masjid tersebut.
(nfl)
cover top ayah
وَ اِذۡ اَخَذَ رَبُّكَ مِنۡۢ بَنِىۡۤ اٰدَمَ مِنۡ ظُهُوۡرِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَ اَشۡهَدَهُمۡ عَلٰٓى اَنۡفُسِهِمۡ‌ ۚ اَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡ‌ ؕ قَالُوۡا بَلٰى‌ ۛۚ شَهِدۡنَا ‌ۛۚ اَنۡ تَقُوۡلُوۡا يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنۡ هٰذَا غٰفِلِيۡنَ
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini. (keEsaan Tuhan)".

(QS. Al-A’raf:172)
cover bottom ayah
preload video