Itu Melulu

Minggu, 03 Agustus 2014 - 14:14 WIB
Itu Melulu
Itu Melulu
A A A
Dalam dua dekade terakhir, alhamdulillah bermunculan sekolah-sekolah Islam bertaraf selaras dengan tumbuhnya keimanan muslim kelas menengah ke atas. Sekolah-sekolah tadi mengemas pendidikan Islam dengan cara berkelas dan mengesankan.

Sehingga, meski dari kalangan muslim abangan, banyak anak-anak yang kini memiliki iman 'Mekkah' dan otak 'Eropa'.

Tak jarang, beberapa sekolah Islam tersebut memasukkan hafalan Alquran sebagai mata pelajaran inti mereka. Hingga anak-anak tadi meski jarang atau bahkan tak pernah mendapatkan pendidikan Alquran di rumah, namun syukur Alhamdulillah mereka dapat menghafal beberapa juz Alquran.

Seorang sobat menuturkan keluh dan syukurnya saat kami sedang akrab berbicara. Ia bersyukur karena anak-anaknya alhamdulillah bisa salat tanpa disuruh.

Namun bila salat berjamaah di rumah anak-anaknya selalu berkomentar. “Ayah, kok surat yang dibaca itu melulu sich?”

Sahabat ini sering grogi bila harus jadi imam salat bagi keluarganya. Sebab surat andalan yang ia baca dalam salat dapat dipastikan adalah Qulya dan Qulhu (Al Kafirun dan Al Ikhlas). Itupun makhraj dan tajwidnya, ia akui masih berantakan.

Sementara anak-anaknya sudah melumat habis hafalan Alquran dari juz 28-30 dengan bacaan yang baik.

“Saya bingung, ustaz. Saya malu kepada anak-anak saya. Mereka baca Alqurannya sudah lancar dan hafalannya pun banyak. Sedang saya, ayah mereka amat sedikit hafalannya itupun bacanya terbata-bata.” keluh sobat saya tersebut.

Dalam pembicaraan dengannya, saya menyarankan untuk lebih giat lagi belajar agama untuk bekal akhirat, terutama Alquran.

“Anak-anakmu itu cermin bagimu. Harusnya kamu bersyukur Allah SWT memberimu anak-anak yang semangat menghafal Alquran. Kini, Allah menegurmu lewat mereka untuk kembali mempelajari Alquran.”

demikian sebagian taushiyah yang saya beri kepadanya saat itu.

Saya akui karena alasan segudang banyak muslimin sekarang yang ‘kebingungan’. Mereka ingin bisa baca Alquran, mampu memahaminya, menghafalkan dan menuliskannya.

Namun mereka bingung harus mulai dari mana? Sebab mereka hanya punya sedikit waktu untuk bisa belajar agama, termasuk Alquran. Anda pun mungkin adalah salah satu dari mereka.

Atas izin Allah SWT, alhamdulillah akhirnya kegalauan sebagian muslimin seperti di atas terjawab sudah. Mulai Februari 2011, Allah Swt beri kami sebuah metode belajar Alquran yang kami sendiri sulit percaya.

Muslimin yang tadinya tidak bisa baca Alquran sekalipun, atas izin Allah SWT bisa membaca Alquran dengan baik, menuliskannya. Menghafal sekaligus memahami maknanya.

Hal istimewa lainnya adalah; durasi pembelajaran hanya memakan waktu enam jam efektif. Kurun waktu yang amat singkat bagi mereka yang mau belajar Alquran.

BOBBY HERWIBOWO
Kauny Quantum Memory
Menghafal Alquran Semudah Tersenyum
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Alquran sebagai Lautan...
Alquran sebagai Lautan Ilmu
Tausiyah Singkat Penyejuk...
Tausiyah Singkat Penyejuk Hati, Dunia Hanya Sementara
Tabligh Akbar Ramadan...
Tabligh Akbar Ramadan 2025: Ustaz Das'ad Latif Ajak Meningkatkan Kepekaan Sosial melalui Puasa
Tausiyah Aa Gym Ini...
Tausiyah Aa Gym Ini Bikin Semangat untuk Beribadah
Ini Tausiyah Wantim...
Ini Tausiyah Wantim MUI Jelang Ramadhan 1441 Hijriah
Rawat Kerukunan, GGN...
Rawat Kerukunan, GGN Ganjar Gelar Tausiyah Moderasi Beragama
Rekomendasi
Bukti Ilmiah Ini Diyakini...
Bukti Ilmiah Ini Diyakini Arkeolog Gunung Padang sebagai Piramida Tertua di Dunia
Eropa Dilanda Kemarau...
Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah
5 Fenomena Alam Teraneh...
5 Fenomena Alam Teraneh di Dunia, Ada yang Terjadi di Indonesia
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved