Cara Tarekat Naqsabandiyah Menentukan Awal dan Akhir Bulan Ramadhan
Senin, 27 Februari 2023 - 17:55 WIB
Hal ini dapat dilihat sebagai berikut: Muharram 30 hari, Safar 29 hari, Rabiul Awal 30 hari, Rabiul Akhir 29 hari, Jumadil Awal 30 hari, Jumadil Akhir 29 hari, Rajab 30 hari, Sya’ban 29 hari, Ramadhan 30 hari, Syawal 29 hari, Zulkaidah 30 hari, Zulhijjah 29 hari.
Baca juga: Sambut Ramadhan 2023, Dewan Masjid Indonesia Serukan 5 Hal
Adapun dalil yang dipakai dalam metode hisab berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagai berikut:
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." ( QS At Taubah : 36)
Ayat ini sebagai dasar bagi penganut Tarekat Naqsabandi untuk menghisab dan ayat lain adalah Al Fajr ayat 1- 5 Yang berbunyi:
وَالۡفَجۡرِۙ
وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
وَّالشَّفۡعِ وَالۡوَتۡرِۙ
وَالَّيۡلِ اِذَا يَسۡرِۚ
Baca juga: Sambut Ramadhan 2023, Dewan Masjid Indonesia Serukan 5 Hal
Adapun dalil yang dipakai dalam metode hisab berdasarkan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagai berikut:
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." ( QS At Taubah : 36)
Ayat ini sebagai dasar bagi penganut Tarekat Naqsabandi untuk menghisab dan ayat lain adalah Al Fajr ayat 1- 5 Yang berbunyi:
وَالۡفَجۡرِۙ
وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
وَّالشَّفۡعِ وَالۡوَتۡرِۙ
وَالَّيۡلِ اِذَا يَسۡرِۚ
Lihat Juga :