Parenting Islami : Mengajarkan Anak Bermain Sesuai Fitrahnya
Sabtu, 25 Maret 2023 - 10:48 WIB
خَرجنَا مَع النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ودُعِينَا إِلَى طَعامٍ، فَإِذا حُسينٌ يَلعبُ فِي الطَّريق، فَأسرعَ النبيُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمامَ القَومِ ثُم بَسطَ يَديهِ، فَجَعلَ الغُلامُ يَفِر هَهُنا وهَهُنا، ويُضَاحِكُه النَبيُ صلى الله عليه وسلم، حَتى أَخذهُ، فَجعلَ إِحدى يَديهِ فِي ذَقْنِهِ والأُخرَى فِي رَأسهِ، ثُم اعتَنَقَه، ثُم قَال النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (حُسينٌ مِني وَأنَا مِنهُ، أَحبَّ اللهُ مَن أَحبَّ الحَسنَ والحُسينَ سبطان مِن الأسباط)
“Kami pernah keluar bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mendatangi undangan makan. Di tengah perjalanan, kami mendapati Husain sedang bermain di jalan. Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bergegas mendahului kami dan membentangkan kedua tangannya. Husain pun lari menghindar kesana dan kemari. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam terus mencandainya, hingga beliau berhasil menangkapnya. Salah satu tangan beliau memegang dagu Husain dan satunya memegang kepala, lalu beliau memeluknya. Setelah itu Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Husain bagian dariku dan aku bagian darinya. Semoga Allah mencintai orang yang mencintai Hasan dan Husain; kedua cucuku”. (HR. Bukhari dalam Al-Adab al-Mufrad dan dinilai hasan oleh al-Albaniy)
Banyak sekali manfaat yang dihasilkan dari meluangkan waktu untuk bermain bersama anak. Contohnya:
- Akan membangun keakraban orang tua dengan anak.
- Mengurangi ketergantungan orang tua dan anak terhadap HP.
- Menghindarkan anak dari teman-teman bermain yang tidak baik.
Baca juga: Parenting Islami : Mengajarkan Sikap Optimisme pada Anak Sejak Dini
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :