Menginap di Muzdalifah Dapat Mengubah Hidup dan Hati Seorang Muslim

Jum'at, 26 Mei 2023 - 09:56 WIB
Menginap di Muzdalifah diyakini dapat mengubah hidup dan hati seorang Muslim untuk selamanya. Foto/Ilustrasi: islamic landmarks
Muzdalifah terletak di wilayah tenggara Mina. Ini adalah area terbuka. Para jemaah haji tiba setelah matahari terbenam pada tanggal 9 Dhulhijjah dari Arafah dan bermalam di sini. Menginap di Muzdalifah diyakini dapat mengubah hidup dan hati seorang Muslim untuk selamanya.

Laman The Pilgrim mencatat, Muzdalifah memiliki panjang empat kilometer dan meliputi area seluas 12,25 kilometer persegi. Tepatnya, Muzdalifah terbentang dari tanah Mashar hingga pegunungan Mazamayn.



Jabir ra meriwayatkan bahwa selama Haji Perpisahan, Nabi Muhammad SAW tinggal di Muzdalifah semalam. Keesokan harinya, Rasulullah SAW bangun untuk melakukan salat Subuh. Beliau menaiki unta betinanya dan menunggang kuda menuju Mashar Al-Haram, di mana Nabi Muhammad SAW menghadap kiblat, salat, dan berdoa, memproklamirkan Keesaan dan Kebesaran Allah SWT.

Selama haji wada , Nabi Muhammad SAW melakukan salat Maghrib dan Isya lalu bermalam. Rasulullah SAW bersabda, “Meskipun aku tinggal di sini, kamu boleh tinggal di mana saja sepanjang Muzdalifah.” (HR Muslim)

Selain bermalam di Muzdalifah, jemaah haji juga diperintahkan mengumpulkan kerikil untuk melempar Jamarat dari sini.

(mhy)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
اِعۡلَمُوۡۤا اَنَّمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَا لَعِبٌ وَّلَهۡوٌ وَّزِيۡنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ فِى الۡاَمۡوَالِ وَالۡاَوۡلَادِ‌ؕ كَمَثَلِ غَيۡثٍ اَعۡجَبَ الۡكُفَّارَ نَبَاتُهٗ ثُمَّ يَهِيۡجُ فَتَرٰٮهُ مُصۡفَرًّا ثُمَّ يَكُوۡنُ حُطٰمًا‌ؕ وَفِى الۡاٰخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيۡدٌ ۙ وَّمَغۡفِرَةٌ مِّنَ اللّٰهِ وَرِضۡوَانٌ‌ؕ وَمَا الۡحَيٰوةُ الدُّنۡيَاۤ اِلَّا مَتَاعُ الۡغُرُوۡرِ
Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendagurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.

(QS. Al-Hadid Ayat 20)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More