Kisah Abu Nawas Nyaris Dipenggal Khalifah Gara-gara Isi Syairnya
Senin, 10 Juli 2023 - 06:45 WIB
Wa dzambii zaa-idun kaifah timaali.
(Sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya)
Ilaahii 'abdukal 'aashii ataaka.
(Wahai, Tuhanku ! Hamba-Mu yang berbuat dosa telah datang kepada-Mu)
Muqirran bidz dzunuubi wa qad da'aaka.
(Dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada-Mu)
Fa in taghfir fa Anta lidzaaka ahlun.
(Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah yang berhak mengampuni)
Wa in tathrud faman narjuu siwaaka.
(Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?)
Setelah membaca syair itu, Imam Syafi'i menangis sejadi-jadinya kemudian mensholati jenazah Abu Nawas bersama orang-orang yang hadir. (Sya'irul Bilad)
Baca Juga: Abu Nawas Dianggap Gila karena Mencari Neraka di Siang Hari
(Sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya)
إِلٰهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ
Ilaahii 'abdukal 'aashii ataaka.
(Wahai, Tuhanku ! Hamba-Mu yang berbuat dosa telah datang kepada-Mu)
مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاك
Muqirran bidz dzunuubi wa qad da'aaka.
(Dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada-Mu)
فَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَاكَ أَهْلٌ
Fa in taghfir fa Anta lidzaaka ahlun.
(Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah yang berhak mengampuni)
فَإنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاك
Wa in tathrud faman narjuu siwaaka.
(Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?)
Setelah membaca syair itu, Imam Syafi'i menangis sejadi-jadinya kemudian mensholati jenazah Abu Nawas bersama orang-orang yang hadir. (Sya'irul Bilad)
Baca Juga: Abu Nawas Dianggap Gila karena Mencari Neraka di Siang Hari
(rhs)
Lihat Juga :