Inggris Resmi Akui ISIS Lakukan Genosida Kaum Yazidi di Irak

Rabu, 02 Agustus 2023 - 15:06 WIB
Para pelayat berkumpul di sekitar kuburan saat pemakaman massal korban Yazidi oleh ISIS pada 6 Februari 2021 (MEE)
Pemerintah Inggris secara resmi mengakui bahwa kelompok Islamic State ( ISIS ) melakukan genosida terhadap orang-orang Yazidi di Irak pada tahun 2014.

Menteri Negara Inggris untuk Timur Tengah, Lord Ahmad, mengumumkan pada hari Selasa waktu setempat (1 Agustus 2023) menjelang peringatan sembilan tahun kekejaman yang dilakukan terhadap komunitas agama minoritas tersebut.

Middle East Eye (MEE) mencatat pada Agustus 2014, ISIS mulai melakukan pembunuhan massal terhadap Yazidi di provinsi Sinjar, Irak, menangkap wanita, membunuh pria, dan menggunakan anak-anak Yazidi sebagai tentara.

Baca juga: 10 Cabang ISIS di Dunia Selain ISIS-K, Semua Aktif Tebar Teror

"Penduduk Yazidi sangat menderita di tangan Daesh sembilan tahun lalu dan dampaknya masih terasa hingga hari ini," kata Ahmad, mengacu pada kelompok militan dengan akronim bahasa Arab.

"Keadilan dan akuntabilitas adalah kunci bagi mereka yang hidupnya hancur."

Menteri mengatakan bahwa pengakuan resmi adanya genosida memperkuat komitmen Inggris "untuk memastikan bahwa [Yazidi] menerima kompensasi yang harus mereka terima dan dapat mengakses keadilan yang berarti".

"Inggris akan terus memainkan peran utama dalam memberantas Daesh, termasuk melalui pembangunan kembali komunitas yang terkena dampak terorisme dan memimpin upaya global melawan propaganda beracunnya," tambahnya.

Putusan Pengadilan Jerman

Kementerian Luar Negeri Ingris mengatakan bahwa pengakuan tersebut dibuat setelah pengadilan federal Jerman menemukan seorang pejuang ISIS bersalah atas tindakan genosida yang dilakukan di Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!