Mengenal ISNA, Organisasi Islam Tertua di Amerika Utara

Rabu, 06 September 2023 - 14:13 WIB
Di antara organisasi Islam besar Amerika, sebutlah misalnya ISNA (Islamic Society of North America), ICNA (Islamic Circle of North America), MAS (Muslim American Society), CAIR (Council on American-Islamic Relations), MPAC (Muslim Public Affairs Council), dan banyak lagi.

Semua organisasi tersebut memiliki keunikan dan spesifikasi perjuangan yang berbeda, namun punya tujuan yang sama (common goal). Yaitu memastikan bahwa Islam dan komunitas Muslim terus maju, berkembang, kuat dan melakukan peranan signifikan dalam kehidupan sosial, bahkan berbangsa dan bernegara di Amerika.

ISNA Sebagai Organisasi Islam Tertua di Amerika Utara



Kita ambil saja tiga organisasi Muslim Amerika yang paling besar dan paling rooted (berakar) di kalangan Muslim Amerika Utara (AS dan Kanada). Yaitu ISNA, ICNA dan MAS. Ketiga organisasi ini, dan sebenarnya banyak juga lainnya, memiliki ikatan semangat dan kerja yang dekat. Bahkan tokoh-tokoh nasionalnya didapati memainkan dua tiga kaki di organisasi-organisasi itu.

Walaupun demikian, ISNA (Islamic Society of North America) atau Masyarakat Islam se-Amerika Utara) adalah organisasi Islam tertua di Amerika Utara. Minimal sebagai organisasi Islam yang berskala nasional dan diakui oleh sebagian besar warga Muslim Amerika. ISNA didirikan di tahun 60-an. ISNA adalah lompatan dari MSA (Muslim Student Association). Walau MSA tetap eksis bahkan semakin berkembang, para alumninya kemudian memutuskan untuk mendirikan ISNA ini. Kira-kira ISNA adalah rumah para senior dan alumni MSA atah asosiasi pelajar Islam di Amerika Utara.

Di akhir pekan Hari Buruh (Labor Day) ini ISNA kembali mengadakan pertemuan tahunannya di Chicago. Minimal 20.000 umat Islam dari seluruh negeri berkumpul di kota yang dikenal dengan Windy City (kota berangin) ini. Yang menarik dari pertemuan masyarakat Muslim Amerika ini adalah keragaman yang ada. Memang masih didominasi muslim asal Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika. Namun hampir semua latar belakang Muslim Amerika dan dunia terwakili di perhelatan ini.

Para Ulama dan tokoh yang hadir sebagai nara sumber juga sangat ragam. Kita mengenal wajah-wajah lama seperti Dr Jamal Badawi, Sheikh Hamzah Yusuf, Imam Siraj Wahhaj, Imam Zakir Syed, Dr. Yasir Qadhi, Imam Omar Selaeman, Ingrid Mattson, Dalia Mojahid, adiknya Yasmin Mojahed dan banyak lagi. Beberapa sesi non agama diisi oleh narasumber non Muslim. Bahkan dalam isu-isu pemerintahan ada kalangan birokrasi, baik dari kalangan eksekutif maupun legislatif.

Representasi Wajah Muslim Indonesia

Saya sangat bersyukur bahkan ada rasa bangga dalam hati. Dalam beberapa tahun ini saya diundang untuk hadir sebagai salah seorang narasumber di sesi-sesi utama pertemuan ini. Selama ini yang sering mengundang saya adalah ICNA-MAS Convention. Kebetulan masjid kami, Jamaica Muslim Center di New York dan ICNA Markaz (kantor nasionalnya) bertetangga. Jadi mereka cukup mengenal saya bahkan sering mengundang sebagai pembicara di acara-acara maupun untuk khutbah di Markaz mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!