Tadabbur Al-Qalam Ayat 4: Pujian Allah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW

Minggu, 17 September 2023 - 21:09 WIB
Ternyata Hafsah pun datang dengan membawa makanannya. Maka budak perempuan Aisyah itu menjatuhkan dirinya dan mengenai mangkuk makanan Hafsah hingga mangkuknya pecah dan makanannya terjatuh, sedangkan mangkuk yang dipakai adalah barang pecah belah. Lalu Rasulullah ﷺ memungutnya dan bersabda, "Gantilah olehmu atau engkau harus mengganti -Aswad ragu- wadah ini dengan wadahmu." Setelah itu Nabi tidak mengucapkan kata-kata lagi. (HR Ahmad)

Allah membekali Nabi Muhammad ﷺ berupa akhlak mulia seperti sifat pemalu, penyanyung, penyayang, dermawan, berani, pemaaf, dan semua akhlak yang terpuji. Sebagaimana disebutkan dalam Kitab Sahihain, dari sahabat Anas yang mengatakan: "Aku menjadi pelayan Rasulullah ﷺ selama sepuluh tahun, dan beliau sama sekali belum pernah membentakku dengan kata, "Huss!" Dan belum pernah mengatakan terhadapku tentang sesuatu yang seharusnya tidak kulakukan, "Mengapa engkau melakukannya?"

Dan tidak pula terhadap sesuatu yang seharusnya kulakukan, "Mengapa tidak engkau lakukan?” Beliau adalah seorang yang paling baik akhlaknya, dan aku belum pernah memegang kain sutra, baik yang tebal maupun yang tipis dan tidak pula sesuatu yang lebih lembut dari telapak tangan Rasulullah ﷺ. Dan aku belum pernah mencium minyak kesturi dan tidak pula wewangian lainnya yang lebih harum daripada bau keringat Rasulullah ﷺ.

Dari Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: "Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak mulia (akhlak-yang baik)." (HR Ahmad)

Baca Juga: Hukum Merayakan Maulid Nabi, Ini Dalil dan Fatwa Ulama yang Membolehkannya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!