Inilah Zikir Ringan tapi Paling Berat Timbangannya di Yaumul Hisab

Kamis, 04 Januari 2024 - 15:05 WIB
Kemudian, rukun tauhid al-Itsbat ini terdapat pada kalimat illallaah. Kalimat illallaah secara bahasa artinya kecuali Allah. Maknanya, menetapkan sifat sesembahan hanya kepada Allah subhanahu wata’ala saja.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا


“Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus.”

(QS Al Baqarah : 256)

Tadabbur Kalimat Laa ilaaha illallaah

Menurut Ustadz Sodiq Jafar, setiap muslim yang mengucapkan kalimat tauhid Laa ilaaha illallaah sejatinya ia sedang mendeklarasikan diri untuk berlepas diri dari segala bentuk perbuatan syirik berikut pelakunya, lalu mendedikasikan diri untuk menyembah dan beribadah hanya kepada Allah subhanahu wata’ala saja dengan ikhlas sepenuh hati.

Ketika ia benar-benar mengimplementasikan prinsip tersebut dengan sebenar-benarnya dalam seluruh sisi kehidupannya, maka ia telah mengimplementasikan Islam pada seluruh kehidupannya.

Dengan demikian, ia berhak mendapatkan balasan terbaik dari Allah subhanahu wata’ala berupa keselamatan di dunia dan di akhirat.

"Namun, apabila ia mengucapkan kalimat tauhid tersebut hanya sebatas ucapan lisan saja tanpa diiringi dengan amalan yang selaras dengan tuntutan pada makna kalimat tersebut, maka kalimat tersebut tidak akan memberikan makna dan manfaat yang berarti bagi dirinya,"ungkap dai yang juga pengasuh laman dakwah.id itu.

Dahulu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendakwahi orang-orang kafir Quraisy. Beliau menyeru mereka untuk mengikrarkan Laa ilaaha illallaah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!