Al-Qur'an Berisi Ramalan yang Pasti tentang Masa Depan Islam dan Pengikutnya
Kamis, 04 Januari 2024 - 18:46 WIB
Tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa minoritas itu akan terus hidup melihat adanya kebencian & perlawanan yang sedemikian, juga tidak dapat diramalkan masa depan dari agama baru ini
Meskipun kenyataannya demikian, ramalan dilahirkan dengan jelas dan dalam bentuk mutlak.
Ramalan-ramalan selanjutnya diberikan pada ayat-ayat selanjutnya yang meramalkan kejayaan Islam dan kekalahan dari penentang-penentangnya.
Baca juga: Dialog tentang Takdir antara Imam Chirri dan Prof Wilson
"Mereka bermaksud hendak memadamkan Cahaya (Agama) Tuhan dengan mulut mereka, tetapi Tuhan tetap menyempurnakan CahayaNya, biarpun orang-orang yang tiada beriman itu merasa benci." QS 9 :32, QS 61 :8.
"Dialah yang mengutus RasulNya membawa pimpinan yang benar dan agama kebenaran, supaya dapat mengatasi agama seluruhnya, biarpun orang-orang yang mempersekutukan Tuhan itu tiada merasa senang." QS 9 : 33, QS 61 : 9, QS 48 : 28.
Ayat pertama meramalkan bahwa musuh-musuh Islam tidak akan berhasil memadamkan cahaya Tuhan, juga mereka tidak akan dapat merlntangi pertumbuhannya.
Tuhan akan membuat CahayaNya, Islam, sempurna, meskipun musuh-musuhnya akan menentangnya. Mereka akan membantah, menentang, menyerang dan menyerahkan seluruh akal mereka dan kekuatan materi mereka, menetapkan untuk menggagalkan Islam, tetapi kesemuanya, tidak akan memadamkan cahayanya juga tidak akan mencegah untuk menjadi sempurna.
Kedua ayat itu meramalkan benar dan kemenangan Islam terhadap musuh-musuhnya.
Ketika ramalan-ramalan ini dilahirkan, sebagian kecil masyarakat Islam berlindung pada orang-orang musyrik dan musuh-musuhnya yang lain, di jazirah Arab. Setelah itu berlindung pada Parsi (penduduk negeri Iran) dan kerajaan-kerajaan Rum (Bizantine).
Masing-masing kekuatan ini jauh lebih besar dan lebih kaya dari orang-orang Islam. Kerajaan Parsi dan Rum (Byzantine) adalah kekuatan-kekuatan yang terkemuka di dunia.
Baca juga: Mengapa Nabi-Nabi Keturunan Semit? Begini Penjelasan Imam Chirri
Meskipun kenyataannya demikian, ramalan dilahirkan dengan jelas dan dalam bentuk mutlak.
Ramalan-ramalan selanjutnya diberikan pada ayat-ayat selanjutnya yang meramalkan kejayaan Islam dan kekalahan dari penentang-penentangnya.
Baca juga: Dialog tentang Takdir antara Imam Chirri dan Prof Wilson
"Mereka bermaksud hendak memadamkan Cahaya (Agama) Tuhan dengan mulut mereka, tetapi Tuhan tetap menyempurnakan CahayaNya, biarpun orang-orang yang tiada beriman itu merasa benci." QS 9 :32, QS 61 :8.
"Dialah yang mengutus RasulNya membawa pimpinan yang benar dan agama kebenaran, supaya dapat mengatasi agama seluruhnya, biarpun orang-orang yang mempersekutukan Tuhan itu tiada merasa senang." QS 9 : 33, QS 61 : 9, QS 48 : 28.
Ayat pertama meramalkan bahwa musuh-musuh Islam tidak akan berhasil memadamkan cahaya Tuhan, juga mereka tidak akan dapat merlntangi pertumbuhannya.
Tuhan akan membuat CahayaNya, Islam, sempurna, meskipun musuh-musuhnya akan menentangnya. Mereka akan membantah, menentang, menyerang dan menyerahkan seluruh akal mereka dan kekuatan materi mereka, menetapkan untuk menggagalkan Islam, tetapi kesemuanya, tidak akan memadamkan cahayanya juga tidak akan mencegah untuk menjadi sempurna.
Kedua ayat itu meramalkan benar dan kemenangan Islam terhadap musuh-musuhnya.
Ketika ramalan-ramalan ini dilahirkan, sebagian kecil masyarakat Islam berlindung pada orang-orang musyrik dan musuh-musuhnya yang lain, di jazirah Arab. Setelah itu berlindung pada Parsi (penduduk negeri Iran) dan kerajaan-kerajaan Rum (Bizantine).
Masing-masing kekuatan ini jauh lebih besar dan lebih kaya dari orang-orang Islam. Kerajaan Parsi dan Rum (Byzantine) adalah kekuatan-kekuatan yang terkemuka di dunia.
Baca juga: Mengapa Nabi-Nabi Keturunan Semit? Begini Penjelasan Imam Chirri
Lihat Juga :