Inilah Manfaat dari Pentingnya Menahan Amarah

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:10 WIB
Islam menganjurkan umatnya agar bisa menahan amarah atau emosi, dan ternyata anjuran ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan psikologis seseorang, salah satunya hidupnya jadi lebih sehat. Foto ilustrasi/ist
Islam menganjurkan umatnya agar bisa menahan amarah atau emosi, dan ternyata anjuran ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan psikologis seseorang. Apa saja manfaatnya?

Tentang menahan amarah , sebuah hadis menjelaskannya sebagai berikut:

لَيْسَ الشَّدِيْدُ باِلصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ


“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat. Orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya di saat marah.” (HR. Al Bukhari)

Ketika mengartikan isi hadis tersebut, orang menyebutnya sebagai kekuatan mental, kekuatan karakter. Dan ternyata, ada kekuatan lain yang ditemukan oleh para peneliti sehubungan dengan hadis ini.

Seperti hasil penelitian yang dilakukan University of California San Diego tahun 2012. Tim peneliti menemukan bahwa orang-orang yang bisa melepaskan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang lain cenderung lebih rendah risikonya mengalami lonjakan tekanan darah. Pada penelitian itu, 200 relawan diminta memikirkan saat temannya menyinggung perasaan. Separuh relawan diperintahkan untuk berpikir mengapa hal tersebut bisa membuatnya marah, sedangkan separuh lainnya didorong untuk memaafkan kesalahan tersebut.

Sebelumnya, pakar Psikologi di Virginia Commonwealth University AS, Worthington Jr, mempublikasikan hasil penelitiannya pada 2005 di jurnal ilmiah Explore. Pada penelitian hubungan antara memaafkan dan kesehatan itu ditemukan, sikap memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan. Dengan menggunakan tekonologi canggih, terungkap perbedaan pola gambar otak orang pemaaf dan yang tidak memaafkan.

Orang yang tidak memaafkan atau terbawa kemarahan dan dendam ditemukan mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah lebih tinggi, ketegangan otot dan detak jantung. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dirangkum dari beberapa sumber, berikut lima manfaat menahan amarah dan memaafkan, yakni:

1. Mengurangi stres

Marah dan dendam membuat tubuh melalui strain yang sama dengan gangguan stres: ketegangan otot dan tekanan darah meningkat. Memaafkan membuat tubuh terhindar dari hal-hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!