Israel akan Bangun Permukiman untuk Warganya di Gaza

Kamis, 01 Februari 2024 - 12:13 WIB
Ayo Bangun Rumahmu di Gaza! dipajang pada konferensi Kemenangan Israel di Yerusalem, pada 28 Januari 2024 (Oren Ziv/MEE)
Israel berencana membangun kembali Gaza untuk warganya. Para delegasi pada konferensi Israel diberikan permainan papan yang tampaknya memungkinkan para pemain untuk memetakan di mana mereka akan membangun rumah di daerah taklukan tersebut.

Permainan yang diberi judul, “Ayo Bangun Rumahmu di Gaza!” menunjukkan tata letak Gaza yang dipisahkan menjadi beberapa lingkungan berbeda dengan nama Ibrani dan penjelasan arti di balik masing-masing lingkungan tersebut.

Middle East Eye atau MEE melaporkan permainan ini terlihat pada konferensi Victory Of Israel, sebuah acara yang diselenggarakan di Yerusalem pada hari Ahad oleh politisi sayap kanan Israel, aktivis dan tokoh agama yang menyerukan pembangunan pemukiman Israel di Gaza setelah perang berakhir.

Konferensi tersebut dihadiri oleh 11 menteri kabinet dan 15 anggota koalisi parlemen.

Baca juga: Genosida Israel: Era Dominasi AS Telah Berakhir

Para pemain diajak untuk menempatkan balok-balok kayu berbentuk rumah, dengan nama mereka tertulis di stiker, di lingkungan yang ingin mereka tinggali.

Di antara mereka adalah “Lingkungan Pahlawan Gaza”, yang dikatakan akan didirikan di atas lingkungan Shujaiya. Diperkirakan 300 orang tewas dalam satu serangan Israel terhadap blok perumahan di Shujaiya pada bulan Desember tahun lalu.

"Terjemahan ke dalam bahasa Ibrani adalah 'Neighbourhood of the Brave,'" demikian bunyi keterangannya, mengacu pada namanya saat ini.

“Nama tersebut berasal dari umat Islam yang berperang melawan Tentara Salib di wilayah Gaza. Nama tersebut juga dapat dikaitkan dengan pejuang [tentara Israel] yang bertempur di kota tersebut,” katanya.

Lingkungan lainnya terdaftar sebagai "lingkungan Gavish", yang saat ini merupakan al-Nasser, yang menurut permainan tersebut diambil dari nama Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, yang berulang kali berperang dengan Israel, termasuk dalam perang tahun 1967 yang menyaksikan perebutan Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!