Kaidah Pokok Syariat Politik Islam Menurut Syaikh As-Sa’di
Minggu, 11 Februari 2024 - 05:15 WIB
Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As-Sa’di. Foto: Wikipedia
Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As-Sa’di mengatakan di antara ushûl syari’ah (kaidah pokok syari’at) adalah kaum Muslimin diperintahkan untuk melaksanakan agama mereka, menunaikan hak-hak Allâh dan menunaikan hak para hamba.
"Kaum Muslimin juga diperintahkan menyatukan suara dengan melakukan segala yang bisa menimbulkan rasa saling cinta dan bisa menghilangkan rasa iri dengki dan dendam," tulis Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As-Sa’di dalam kitab ad-Din as-Shahih Yahullu Jami’a al-Masyakil.
Baca juga: Sistem Politik Madani dan Plato: Seirama Etika Politik Islam
Allâh SWT berfirman:
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, oleh sebab itu, damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu [ QS al-Hujurât/49 :10]
Berpegang teguh kamu dengan tali (agama) Allah dan janganlah kalian berpecah belah. Ingatlah akan nikmat Allâh kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, lalu Allâh mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allâh, orang-orang yang bersaudara [ QS Ali Imrân/3 :103]
Juga firman-Nya.
Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allâh dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allâh dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman. [ QS al-Anfâl/8 :1]
"Kaum Muslimin juga diperintahkan menyatukan suara dengan melakukan segala yang bisa menimbulkan rasa saling cinta dan bisa menghilangkan rasa iri dengki dan dendam," tulis Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As-Sa’di dalam kitab ad-Din as-Shahih Yahullu Jami’a al-Masyakil.
Baca juga: Sistem Politik Madani dan Plato: Seirama Etika Politik Islam
Allâh SWT berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, oleh sebab itu, damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu [ QS al-Hujurât/49 :10]
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
Berpegang teguh kamu dengan tali (agama) Allah dan janganlah kalian berpecah belah. Ingatlah akan nikmat Allâh kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, lalu Allâh mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allâh, orang-orang yang bersaudara [ QS Ali Imrân/3 :103]
Juga firman-Nya.
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Oleh sebab itu bertakwalah kepada Allâh dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allâh dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman. [ QS al-Anfâl/8 :1]
Lihat Juga :