Asbabun Nuzul Surat Al Fatihah, Serta Penjelasan Pentingnya Surat Ini dalam Salat

Senin, 04 Maret 2024 - 14:26 WIB
"Kemudian Rasulullah SAW mengambil tanganku dan ketika beliau hampir keluar dari masjid, aku berkata kepadanya, "Sesungguhnya engkau telah berkata, Aku akan memberitahumu satu surat dalam Al Quran." Beliau bersabda, "Iya, segala puji bagi Allah Tuhan semesta Alam, ia tujuh ayat dan Al Quran agung yang didatangkan kepadaku".

Dalam hadits Muslim diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Kitab (Al Fatihah), maka tidak sempurna", maka dikatakanlah pada Abu Hurairah, "Sesungguhnya kami salat di belakang imam," Abu Hurairah berkata, "Bacalah dalam hatimu, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman;

"Aku membagi salat antara Aku dan Hamba-Ku menjadi dua bagian, untuk hamba-Ku apa yang dia minta, jika seorang hamba berkata "Alhamdulillah Rabbil Alamin" maka Allah berfirman, "Hamba-Ku telah memuji-Ku". Apabila hamba itu mengucapkan, "Ar Rahman Ar Rahim" maka Allah berfirman, "Hamba-Ku telah menyanjung-Ku." Apabila hamba tersebut mengucapkan "Maliki Yaumiddin", maka Allah berfirman, "Hamba-Ku telah meluhurkan-Ku" dan berfirman sekali lagi, "Hamba-Ku berserah diri kepada-Ku." Apabila hamba tersebut mengucapka, "Iyyaka na'bu wa iyyaka nasta'in", maka Allah berfirman, "ini antara Aku dan hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta." Dan apabila hamba tersebut mengucap, "ihdina ash shiratal mustaqim, shiratalladzina 'anamta 'alaihim ghairil maghdhubi 'alaihim wa ladhdhallin", maka Allah berfirman, "ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta."

Itulah beberapa riwayat tentang Surat Al Fatihah, dari riwayat ini umat muslim dapat mengetahui mengapa surat ini sangat penting dalam salat.



Wallahu A'lam
(wid)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Akan ada di akhir zaman para 'Dajjal Pendusta' (bukan Al-Masih Ad-Dajjal) membawa hadits-hadits kepada kalian yang mana kalian tidak pernah mendengarnya dariku dan bapak-bapak kalian pun juga belum pernah mendengarnya. Maka jauhilah mereka, agar mereka tidak bisa menyesatkan kalian dan tidak bisa memfitnah kalian.

(HR. Muslim No. 8)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More