Bacaan Niat Puasa Syawal, Tidak Harus Dibaca Malam Hari
Rabu, 10 April 2024 - 16:50 WIB
Tata cara puasa sunnah Syawal sama seperti puasa pada umumnya, yaitu dengan menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Berikut bacaan niatnya yang dibaca pada malam hari:
Nawaitu shauma ghadin 'an adaa i sunnatis Syawwaali lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."
Apabila lupa berniat pada malam hari boleh niat pada siang harinya, karena merupakan puasa sunah. Berikut niat puasa Syawal jika dibaca di siang hari.
Baca juga: Antara Niat dan Ganjaran Pahala
Nawaitu shauma haadzal yaumi 'an adaa i sunnatisy Syawwaali lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta'ala."
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an adaa i sunnatis Syawwaali lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."
Apabila lupa berniat pada malam hari boleh niat pada siang harinya, karena merupakan puasa sunah. Berikut niat puasa Syawal jika dibaca di siang hari.
Baca juga: Antara Niat dan Ganjaran Pahala
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma haadzal yaumi 'an adaa i sunnatisy Syawwaali lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta'ala."
(mhy)
Lihat Juga :