Keistimewaan Bulan Dzulqa'dah, Rasulullah SAW Hanya Melakukan Umrah di Bulan Ini
Kamis, 09 Mei 2024 - 05:15 WIB
Artinya: "Bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam melakukan umrah 4 kali, semuanya di bulan Dzulqa'dah, kecuali umrah yang mengiringi haji beliau. (yaitu) Umrah dari Hudaibiyah atau di tahun perjanjian Hudaibiyah di bulan Dzulqa'dah, Umrah di tahun berikutnya di bulan Dzulqa'dah, Umrah dari Ji'ranah, dimana beliau membagi ghanimah Hunain di bulan Dzulqaidah, dan umrah ketika beliau haji." (HR Al-Bukhari 1780 dan Muslim 1253)
Artinya: "Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa untuk memberikan kepadanya Kitab Taurat setelah berlalu tiga puluh malam (bulan Dzulqa'dah), dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh malam lagi (sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya menjadi empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya, yaitu Harun, 'Gantikanlah aku dalam memimpin kaumku, dan perbaikilah dirimu dan kaummu, dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS Al-A'raf ayat 142)
Baca juga: Asal-usul Penamaan Zulkaidah, Bulan Pertama dari 4 Bulan Haram
Wallahu A'lam
3. Bulan Munajat Nabi Musa Sebelum Menerima Kitab Taurat
Dzulqa'dah termasuk bulan istimewa bagi Nabi Musa 'alaihissalam sebelum menerima Kitab Taurat. Allah menjanjikan kepada Nabi Musa untuk bermunajat setelah berlalu waktu 30 malam. Dan untuk melengkapi ibadahnya, Allah sempurnakan jumlah malam itu dengan 10 malam di bulan Dzulhijjah, maka sempurnalah waktu yang ditentukan Alah selaman 40 malam.وَوَاعَدْنَا مُوسَى ثَلَاثِينَ لَيْلَةً وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيقَاتُ رَبِّهِ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً، وَقَالَ مُوسَى لِأَخِيهِ هَارُونَ اخْلُفْنِي فِي قَوْمِي وَأَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيلَ الْمُفْسِدِينَ
Artinya: "Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa untuk memberikan kepadanya Kitab Taurat setelah berlalu tiga puluh malam (bulan Dzulqa'dah), dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh malam lagi (sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya menjadi empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya, yaitu Harun, 'Gantikanlah aku dalam memimpin kaumku, dan perbaikilah dirimu dan kaummu, dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS Al-A'raf ayat 142)
Baca juga: Asal-usul Penamaan Zulkaidah, Bulan Pertama dari 4 Bulan Haram
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :