Amalan Jemaah Haji di Hari Tasyrik: 11, 12 dan 13 Dzulhijjah

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:18 WIB
Selama di Mina salat dengan qashar tanpa jama’ untuk tiap-tiap salat. Ilustrasi/Foto: Syaamilquran
Syaikh Shaleh bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan dalam kitab "Mukhtasar fi Fiqh al-Haji" menjelaskan sekembalinya ke Mina dan bermabit di sana, hal ini adalah wajib. Bermabit selama tiga hari (tanggal 11,12, dan 13), boleh juga hanya dua hari (tanggal 11 dan 12) berdasar QS al Baqarah/2 : 203.

Selama di Mina salat dengan qashar tanpa jama’ untuk tiap-tiap salat. Melempar tiga jumrah tiap hari setelah tergelincir matahari. Harus urut dalam melempar jumrah , yaitu Jumratul Ula (yang pertama, yang terdekat masjid Khaif) lalu Jumrah Wusta, lalu Kubra (Jumrah Aqabah). Jika tidak mampu melempar maka boleh diwakilkan.

Jika seorang yang berhaji ingin bersafar dari Makkah dan kembali ke tempat asalnya atau yang lainnya maka hendaknya melakukan thawaf Wada’. Hendaknya menjadikan thawaf Wada’ di akhir urusannya di Makkah.

Berdasarkan perkataan Ibnu Abbas , manusia diperintahkan menjadikan akhir urusannya (thawaf) di baitullah, kecuali bagi wanita haidh, maka diberi keringanan (untuk tidak thawaf).

(mhy)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Semua perbuatan tergantung niatnya, dan balasan bagi tiap-tiap orang tergantung apa yang diniatkan; Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan

(HR. Bukhari No.1)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More