3 Panduan Ziarah ke Jabal Uhud buat Jemaah Haji Indonesia
Senin, 20 Mei 2024 - 12:15 WIB
“Ya Hajj, mamnu (tidak boleh),” tegas penjaga makam Syuhada Uhud.
Syekh Salih, salah satu penjaga makam Syuhada Uhud menyampaikan kepada kami agar berbicara kepada jemaah Indonesia terkait hal ini. Karena itu, jika ingin tetap berdoa, tawasul, atau amalan lain di makam para syahid Uhud, sebainya membaca doa atau zikir dengan pelan atau lirih.
Biasanya, jika ada jemaah yang berzikir atau berdoa dengan keras, sang penjaga makam akan menegur, bahkan tidak segan mengusir pengunjung. Oleh karena itu, sebaiknya diikuti saja aturan tersebut, karena sebenarnya kita masih bisa berdzikir dengan lirih. Jika diusir, jemaah juga yang akan rugi sendiri karena tidak bisa menyelesaikan zikir atau doanya.
Jangan pernah berfikir untuk mengukir nama pada bebatuan Jabal Rummah. Apalagi sampai disebutkan asal negaranya. Hal ini bukan hanya memalukan diri sendiri, tetapi bangsa dan negara.Naudzubillah.
“Mencoret-coret sangat dilarang, dan tidak ada manfaatnya bagi yang mencorat-coret,” terang Syeh Salih, salah satu penjaga makam Syuhada Uhud.
Baca juga: 5 Fakta Jabal Uhud dan Keutamaannya, Gunung yang Mencintai dan Dicintai Umat Islam
Syekh Salih, salah satu penjaga makam Syuhada Uhud menyampaikan kepada kami agar berbicara kepada jemaah Indonesia terkait hal ini. Karena itu, jika ingin tetap berdoa, tawasul, atau amalan lain di makam para syahid Uhud, sebainya membaca doa atau zikir dengan pelan atau lirih.
Biasanya, jika ada jemaah yang berzikir atau berdoa dengan keras, sang penjaga makam akan menegur, bahkan tidak segan mengusir pengunjung. Oleh karena itu, sebaiknya diikuti saja aturan tersebut, karena sebenarnya kita masih bisa berdzikir dengan lirih. Jika diusir, jemaah juga yang akan rugi sendiri karena tidak bisa menyelesaikan zikir atau doanya.
4. Hindari Mencorat-coret
Saat kami naik ke Jabal Rummah, terdapat beberapa coretan nama orang pada batu-batu yang ada di tempat tanggalnya gigi Rasul SAW ini. Hal ini tentu dapat merusak keindahan situs sejarah Rasul dan para sahabat yang mulia. Oleh karena itu, jika jemaah hendak mengukir kenangan di Uhud, cukuplah dengan foto bersama atau doa-doa yang dipanjatkan.Jangan pernah berfikir untuk mengukir nama pada bebatuan Jabal Rummah. Apalagi sampai disebutkan asal negaranya. Hal ini bukan hanya memalukan diri sendiri, tetapi bangsa dan negara.Naudzubillah.
“Mencoret-coret sangat dilarang, dan tidak ada manfaatnya bagi yang mencorat-coret,” terang Syeh Salih, salah satu penjaga makam Syuhada Uhud.
Baca juga: 5 Fakta Jabal Uhud dan Keutamaannya, Gunung yang Mencintai dan Dicintai Umat Islam
(wid)
Lihat Juga :