Akhlak Baik dan Buruk: Setiap Anak Dilahirkan dalam Keadaan Suci

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:30 WIB
Baca juga: Indahnya Akhlak Islam Ketika Perang, Beda dengan Israel yang Membabi Buta

Berbeda halnya dengan keburukan yang harus dilakukannya dengan susah payah dan keterpaksaan (ini tentu pada saat fitrah manusia masih berada dalam kesuciannya).

Potensi yang dimiliki manusia untuk melakukan kebaikan dan keburukan, serta kecenderungannya yang mendasar kepada kebaikan, seharusnya mengantarkan manusia memperkenankan perintah Allah (agama-Nya) yang dinyatakan-Nya sesuai dengan fitrah (asal kejadian manusia).

Dalam Al-Quran surat Ar-Rum (30) : 30 dinyatakan, "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Al1ah). Itulah fithrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu."

Di sisi lain, karena kebajikan merupakan pilihan dasar manusia, kelak di hari kemudian pada saat pertanggungjawaban, sang manusia dihadapkan kepada dirinya sendiri:

"Bacalah kitab amalmu (catatan perbuatanmu); cukuplah engkau sendiri yang melakukan perhitungan atas dirimu" ( QS Al-Isra' [17] : 14).

Baca juga: Akhlak Islam : Kepada Binatang Saja Harus Berbuat Baik, Apalagi pada Manusia
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!