Seberapa Signifikan Serangan Drone Houthi ke Tel Aviv?
Minggu, 21 Juli 2024 - 11:58 WIB
“Houthi telah mengklaim banyak serangan terhadap Israel sebelumnya, namun hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa sebagian besar serangan tersebut tidak membunuh atau melukai seperti yang terjadi saat ini,” analis independen Yaman Nick Brumfield mengatakan kepada Al Jazeera.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Abdul Malik al-Houthi, Pemimpin Houthi yang Misterius dan Penuh Teka-teki
“Yang perlu diperhatikan, ini adalah serangan Houthi pertama yang dikonfirmasi secara publik di Mediterania, bukan di Laut Merah atau Teluk Aden,” lanjutnya.
Di sepanjang rute maritim penting ini, Houthi telah menargetkan banyak kapal yang menurut mereka memiliki hubungan dengan Israel.
Selain itu, “mereka telah mengklaim serangan di Haifa bekerja sama dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak, namun hingga saat ini sebagian besar serangan tersebut tampak seperti hal yang berlebihan,” kata Brumfield.
Apakah ini hal baru?
Tidak terlalu. Kelompok Houthi telah banyak menggunakan peperangan drone, termasuk pesawat udara, selama beberapa waktu.
Drone Houthi juga sering menjadi sasaran serangan negara-negara Barat, dengan militer Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat melaporkan bahwa mereka menghancurkan sasaran tak berawak sebelum kemungkinan digunakan untuk tujuan musuh.
Baca juga: 5 Slogan Gerakan Houthi dan Maknanya
“Saya yakin serangan tadi malam adalah bagian dari eskalasi berkelanjutan Houthi,” kata Maysaa Shuja al-Deen dari Pusat Studi Strategis Sana'a yang berbasis di Yaman, seraya menyatakan bahwa insiden drone Houthi yang berulang kali mencapai sasaran jauh akan menjadi lebih sering terjadi. . “Yang menarik adalah target dan jangka panjangnya,” ujarnya kepada Al Jazeera.
Risiko Seluruh Kawasan
Sejak perselisihan antara Iran dan Israel pada bulan April, kedua negara dan sekutu mereka telah menunjukkan diri mereka sangat sadar akan risiko perang Israel di Gaza yang melanda Timur Tengah secara lebih luas.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Abdul Malik al-Houthi, Pemimpin Houthi yang Misterius dan Penuh Teka-teki
“Yang perlu diperhatikan, ini adalah serangan Houthi pertama yang dikonfirmasi secara publik di Mediterania, bukan di Laut Merah atau Teluk Aden,” lanjutnya.
Di sepanjang rute maritim penting ini, Houthi telah menargetkan banyak kapal yang menurut mereka memiliki hubungan dengan Israel.
Selain itu, “mereka telah mengklaim serangan di Haifa bekerja sama dengan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak, namun hingga saat ini sebagian besar serangan tersebut tampak seperti hal yang berlebihan,” kata Brumfield.
Apakah ini hal baru?
Tidak terlalu. Kelompok Houthi telah banyak menggunakan peperangan drone, termasuk pesawat udara, selama beberapa waktu.
Drone Houthi juga sering menjadi sasaran serangan negara-negara Barat, dengan militer Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat melaporkan bahwa mereka menghancurkan sasaran tak berawak sebelum kemungkinan digunakan untuk tujuan musuh.
Baca juga: 5 Slogan Gerakan Houthi dan Maknanya
“Saya yakin serangan tadi malam adalah bagian dari eskalasi berkelanjutan Houthi,” kata Maysaa Shuja al-Deen dari Pusat Studi Strategis Sana'a yang berbasis di Yaman, seraya menyatakan bahwa insiden drone Houthi yang berulang kali mencapai sasaran jauh akan menjadi lebih sering terjadi. . “Yang menarik adalah target dan jangka panjangnya,” ujarnya kepada Al Jazeera.
Risiko Seluruh Kawasan
Sejak perselisihan antara Iran dan Israel pada bulan April, kedua negara dan sekutu mereka telah menunjukkan diri mereka sangat sadar akan risiko perang Israel di Gaza yang melanda Timur Tengah secara lebih luas.
Lihat Juga :