Penaklukkan Yerusalem oleh Pasukan Salib Bukan Sekadar Misi Agama
Senin, 19 Agustus 2024 - 05:15 WIB
Eropa sangat membutuhkan barang-barang dari Timur Tengah seperti rempah-rempah, minyak wangi, dan produk pertanian seperti gandum.
"Ketika Turki Seljuk dan Dinasti Fatimiyah berkuasa di Timur Tengah, barang-barang perdagangan dari dan menuju Eropa sebenarnya tidak terganggu, tetapi Eropa mengharapkan sesuatu yang lebih ketika Kristen mempunyai kekuasaan wilayah di Timur Tengah dengan Kerajaan Surga-nya.
Baca juga: Perang Salib III: Kisah Richard I yang Berjuluk Berhati Singa
Komoditas perdagangan pada waktu itu dapat masuk ke Eropa umumnya melalui jalur laut. Laut yang dilalui adalah Laut Mediterania .
Jalur perdagangan laut pada waktu itu, Eropa mengandalkan kota-kota seperti Venesia, Bari, dan Palermo untuk menjadi pelabuhan bagi kapal-kapal yang berlayar dari Alexandria, Acre, dan Antiokhia.
Jalur darat yang umum hanya dua, yaitu Anatolia ke Konstantinopel, dan Tangier ke Tarifa atau Gibraltar. Khusus perdagangan darat keduanya pun harus melalui selat, yaitu Selat Bosporus dan Selat Gibraltar.
Komoditas perdagangan masuk ke Eropa didominasi dari Timur Tengah daripada Maroko. Oleh sebab itu menguasai Timur Tengah sama halnya menguasai dan mengamankan ekonomi bagi Eropa.
Baca juga: Makna Khusus Perang Salib: Pasukan Salib Tidak Murni Kerajaan Katolik
"Ketika Turki Seljuk dan Dinasti Fatimiyah berkuasa di Timur Tengah, barang-barang perdagangan dari dan menuju Eropa sebenarnya tidak terganggu, tetapi Eropa mengharapkan sesuatu yang lebih ketika Kristen mempunyai kekuasaan wilayah di Timur Tengah dengan Kerajaan Surga-nya.
Baca juga: Perang Salib III: Kisah Richard I yang Berjuluk Berhati Singa
Komoditas perdagangan pada waktu itu dapat masuk ke Eropa umumnya melalui jalur laut. Laut yang dilalui adalah Laut Mediterania .
Jalur perdagangan laut pada waktu itu, Eropa mengandalkan kota-kota seperti Venesia, Bari, dan Palermo untuk menjadi pelabuhan bagi kapal-kapal yang berlayar dari Alexandria, Acre, dan Antiokhia.
Jalur darat yang umum hanya dua, yaitu Anatolia ke Konstantinopel, dan Tangier ke Tarifa atau Gibraltar. Khusus perdagangan darat keduanya pun harus melalui selat, yaitu Selat Bosporus dan Selat Gibraltar.
Komoditas perdagangan masuk ke Eropa didominasi dari Timur Tengah daripada Maroko. Oleh sebab itu menguasai Timur Tengah sama halnya menguasai dan mengamankan ekonomi bagi Eropa.
Baca juga: Makna Khusus Perang Salib: Pasukan Salib Tidak Murni Kerajaan Katolik
(mhy)
Lihat Juga :