Suka Kepo Urusan Orang? Simak Nasihat Ini!
Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:43 WIB
لاَّ خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلاَّ مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاَحٍ بَيْنَ النَّاسِ
“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (QS. An-Nisa’: 114)
Kata Allah, kebanyakan pembicaraan manusia itu tidak ada manfaatnya. Kecuali orang yang memerintahkan untuk sedekah, atau menyuruh kepada kebaikan, atau untuk mendamaikan manusia. Allah Ta’ala juga menyebutkan ciri-ciri penghuni surga Firdaus,
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna (sia-sia).” (QS. Al-Mu’minun: 1-3)
Selain itu, di antara ciri-ciri ibadurrahman (hamba Allah yang beriman) adalah,
وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا
“Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah (sia-sia), mereka berlalu (begitu saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS. Al-Furqan: 72)
Mereka tidak nongkrong untuk mendengarkan perkataan yang sia-sia, tidak ikut nimbrung dalam perkataan yang sia-sia, namun mereka pergi berlalu dan tidak ikut-ikutan. Maka, betapa banyak di antara kita di zaman ini yang terjebak dalam pembicaraan-pembicaraan yang sia-sia. "Kita ikut-ikutan bicara dan komentar, ikut-ikutan menulis status di media sosial, ikut-ikutan mendengarkan pembicaraan orang lain, ikut masuk dalam perdebatan orang lain, sehingga tidak terasa waktu kita terbuang-buang gara-gara pembicaraan yang tidak bermanfaat. Hendaknya kita hati-hati dan waspada, jangan sampai waktu dan umur kita habis, terbuang sia-sia karena omongan-omongan yang tidak bermanfaat,"pungkasnya.
Baca juga: Mengumpat dan Mencela, Jenis Ghibah yang Sangat Dilaknat Allah SWT
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :