Pasca-Jatuhnya Granada, Dua Pilihan Umat Islam: Murtad atau Tinggalkan Spanyol

Rabu, 28 Agustus 2024 - 18:50 WIB
Jati Pamungkas mengatakan dari segi waktu, Reconquista lebih lama dari Perang Salib di timur. Perang Salib di Timur diawali tahun 1096 hingga 1272—atau 1365 jika Perang Salib X dihitung. Sedangkan Reconquista dimulai dari tahun 722 hingga runtuhnya Kerajaan Islam terakhir, yaitu Emirat Granada tahun 1492—atau bila dihitung sampai terusirnya orang-orang Islam seluruhnya dari Semenanjung Iberia di tahun 1614, Perang Salib Reconquista berlangsung selama 892 tahun.



Jadi Reconquista merupakan “Perang Salib” yang jauh lebih sukses daripada Perang Salib di timur. Keberhasilan Perang Salib di Timur hanya selama 190 tahun saja karena pada tahun 1291 Kerajaan Surga telah ditaklukkan; sementara Perang Salib di Barat atau Reconquista berhasil untuk selama-lamanya hingga sekarang karena Islam telah terusir dari Spanyol.

Adanya komunitas Islam di Spanyol di masa modern adalah Islam yang baru dan tidak ada kaitannya dengan Islam yang pernah berjaya di Andalusia. Hasil akhir dari Perang Salib di Timur dan di Barat (Reconquista) tersebut sangat kontras. Sebagai catatan, penguasa Islam tidak melakukan pengusiran terhadap kaum Kristen ke Yunani atau Siprus karena memenangkan Perang Salib.

(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Ibnu Umar dari Hafshah ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Tidak ada puasa bagi yang tidak berniat di waktu malamnya.

(HR. Sunan Ibnu Majah No. 1690)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More