7 Fakta Menarik Hassan Nasrallah, Sosok Keturunan Rasulullah
Selasa, 01 Oktober 2024 - 12:42 WIB
Perang yang berjalan selama 34 hari tersebut merenggut ribuan nyawa rakyat Lebanon dan ratusan rakyat Israel. Infrastruktur di kedua negara pun terpengaruh dimana jutaan rakyat lebanon dan ratusan ribu rakyat Israel harus dipindahkan.
Tanda kemenangan perang yang dipimpin oleh Hassan Nasrallah yaitu dengan pengunduran diri oleh IDF dari Lebanon untuk digantikan oleh prajurit asli Lebanon serta demiliterisasi kelompok Hizbullah diakibatkan oleh resolusi dewan keamanan PBB 1701 untuk menghentikan pertempuran di antara kedua kelompok.
Akan tetapi, pendukung Hassan tetap melihat beliau sebagai pelindung terhadap hak muslim Syiah di Lebanon. Alasan mengapa pendukung Hassan tetap melihat beliau sebagai pelindung yaitu dengan tujuan utama mengapa Hizbullah dibangun saat pemisahan kelompok Amal untuk mengamankan fundamental Syiah demi menghadapi Israel.
Keesokan hari sejak pengeboman kantor pusat Hizbullah, kelompok Hizbullah memberikan pernyataan bahwa Hassan Nasrallah dinyatakan wafat sejak pengeboman kemarin. “Yang Mulia Sayyed Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hizbullah, telah bergabung dengan para martir besar lainnya yang telah ia pimpin selama 30 tahun dari satu kemenangan ke kemenangan lainnya,” dinyatakan oleh Hizbullah.
Selain itu, para pengikut dan kelompok Hizbullah menyatakan bahwa Hassan Nasrallah “Gugur sebagai martir atau Syahid dalam jalannya menuju Yerusalem”
Ia masih percaya bahwa serangan yang diberikan Israel kemarin dimana ledakan pager milik Hizbullah yang menewaskan beberapa anggota mereka tidak akan menggulingkan kekuatan Hizbullah. Hassan Nasrallah menyatakan bahwa garis depan lebanon tidak akan berhenti menyerang dan bertahan sebelum penindasan di Gaza berhenti. Dari banyak korban dan pengorbanan prajurit Hizbullah, mereka tidak akan berhenti untuk melindungi Gaza. (MG/ Raffirabbani Panatamahdi Adizaputra)
Baca juga: Jenazah Hassan Nasrallah Ditemukan usai Serangan Besar Israel di Beirut
Tanda kemenangan perang yang dipimpin oleh Hassan Nasrallah yaitu dengan pengunduran diri oleh IDF dari Lebanon untuk digantikan oleh prajurit asli Lebanon serta demiliterisasi kelompok Hizbullah diakibatkan oleh resolusi dewan keamanan PBB 1701 untuk menghentikan pertempuran di antara kedua kelompok.
5. Dianggap sebagai Pelindung Hak Muslim Syiah
Di tahun 2019, Hassan Nasrallah mengkritik protes nasional yang meminta tatanan politik baru di lebanon dimana anggota Hizbullah ber bentrok dengan pemrotes. Kejadian tersebut dianggap merusak nama baik Hassan.Akan tetapi, pendukung Hassan tetap melihat beliau sebagai pelindung terhadap hak muslim Syiah di Lebanon. Alasan mengapa pendukung Hassan tetap melihat beliau sebagai pelindung yaitu dengan tujuan utama mengapa Hizbullah dibangun saat pemisahan kelompok Amal untuk mengamankan fundamental Syiah demi menghadapi Israel.
6. Kematian Syahid Hassan Nasrallah
Tanggal 27 September 2024, kantor pusat Hizbullah di Beirut mengalami pengeboman udara yang dilaksanakan oleh militer udara Israel. 6 orang dinyatakan tewas dan 91 lainnya terluka. Pada saat pengeboman, pihak Hizbullah belum menyatakan kematian Hassan.Keesokan hari sejak pengeboman kantor pusat Hizbullah, kelompok Hizbullah memberikan pernyataan bahwa Hassan Nasrallah dinyatakan wafat sejak pengeboman kemarin. “Yang Mulia Sayyed Hassan Nasrallah, sekretaris jenderal Hizbullah, telah bergabung dengan para martir besar lainnya yang telah ia pimpin selama 30 tahun dari satu kemenangan ke kemenangan lainnya,” dinyatakan oleh Hizbullah.
Selain itu, para pengikut dan kelompok Hizbullah menyatakan bahwa Hassan Nasrallah “Gugur sebagai martir atau Syahid dalam jalannya menuju Yerusalem”
7. Pidato Terakhir Hassan Nasrallah sebelum Kematiannya
Sebelum kematian Hassan Nasrallah akibat dari penyerangan udara Israel, Hassan memberikan pidato terakhirnya. Pidato tersebut menjelaskan tentang bagaimana 2 tahun kebelakang merupakan tantangan berat bagi kelompok Hizbullah.Ia masih percaya bahwa serangan yang diberikan Israel kemarin dimana ledakan pager milik Hizbullah yang menewaskan beberapa anggota mereka tidak akan menggulingkan kekuatan Hizbullah. Hassan Nasrallah menyatakan bahwa garis depan lebanon tidak akan berhenti menyerang dan bertahan sebelum penindasan di Gaza berhenti. Dari banyak korban dan pengorbanan prajurit Hizbullah, mereka tidak akan berhenti untuk melindungi Gaza. (MG/ Raffirabbani Panatamahdi Adizaputra)
Baca juga: Jenazah Hassan Nasrallah Ditemukan usai Serangan Besar Israel di Beirut
(wid)
Lihat Juga :