7 Fakta Menarik Hassan Nasrallah, Sosok Keturunan Rasulullah
Selasa, 01 Oktober 2024 - 12:42 WIB
Almarhum Hassan Nasrallah, pimpinan Hizbullah yang tewas dibom Israel. Foto Al Manar
Hassan Nasrallah , Sekretaris Jenderal Ketiga dan saat ini pemimpin kelompok partai politik Hizbullah adalah tokoh yang memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan kelompok Hizbullah dan Timur Tengah serta memiliki peran penting dalam konflik Hizbullah-Israel yang sedang panas belakangan ini.
Pada tanggal 27 September kemarin, Hassan telah dinyatakan tewas oleh kelompok Hizbullah sendiri diakibatkan penyerangan udara besar-besaran oleh Israel terhadap markas utama Hizbullah. Di luar dari sosok kontroversialnya, Hassan dianggap memiliki taktik militer dan strategi politik yang berani.
Lantas, apa yang disegani oleh pengikutnya dan dibenci oleh musuhnya?
Akan tetapi, semua berubah saat Hassan mengirim pasukan untuk menyerang Suriah untuk menghancurkan kebangkitannya ancaman presiden Bashar al-Assad. Sejak itu, Hassan Nasrallah dianggap sebagai pemimpin gerakan Syiah yang bertarung demi keinginan Iran.
Sepanjang tahun 1982 hingga 1992, Hassan aktif menjadi anggota Hizbullah dan ditugaskan untuk mempersiapkan kekuatan perlawanan serta pangkalan militer. Hassan pun menjadi penanggung jawab Hizbullah bagian kota Beirut. Setelah kematian Abbas Mousavi, Hassan diangkat sebagai Sekjen Hizbullah hingga sekarang.
Saat Hizbullah meminta pembebasan tahanan lebanon yang ditahan di Israel dengan sebagai gantinya pembebasan tawanan Israel milik Hizbullah, Israel menolak dan meluncurkan rudal di sekitar lebanon sebagai tanda retaliasi mereka. Aksi ini yang mengakibatkan mulainya Perang Juli.
Pada tanggal 27 September kemarin, Hassan telah dinyatakan tewas oleh kelompok Hizbullah sendiri diakibatkan penyerangan udara besar-besaran oleh Israel terhadap markas utama Hizbullah. Di luar dari sosok kontroversialnya, Hassan dianggap memiliki taktik militer dan strategi politik yang berani.
Lantas, apa yang disegani oleh pengikutnya dan dibenci oleh musuhnya?
7 Fakta Menarik Hassan Nasrallah
1. Dianggap sebagai Pahlawan Pada Waktunya
Pada tahun 2006 saat konflik Lebanon dengan Israel sedang panas-panasnya, Hassan Nasrallah sedang dalam tahap popularitasnya dengan bagaimana beliau dianggap sebagai pahlawan bukan hanya dari rakyat lebanon, tetapi hampir seluruh Timur Tengah. Saat itu, Hassan dengan bantuan Iran serta kelompoknya Hizbullah berani berdiri melawan Israel yang sedang menginvasi wilayah Selatan Lebanon.Akan tetapi, semua berubah saat Hassan mengirim pasukan untuk menyerang Suriah untuk menghancurkan kebangkitannya ancaman presiden Bashar al-Assad. Sejak itu, Hassan Nasrallah dianggap sebagai pemimpin gerakan Syiah yang bertarung demi keinginan Iran.
2. Diberikan Gelar Al-Sayyid
Selain dianggap sebagai pemimpin dalam resistansi terhadap tekanan Israel, Hasan juga diberikan gelar Al- Sayyid. Gelar Al-Sayyid adalah gelar terhormat yang diberikan dikarenakan sosok tersebut adalah keturunan dari nabi Muhammad SAW melalui cucu beliau yaitu Hasan bin Ali dan Husain bin Ali untuk anak laki lakinya sementara untuk anak perempuanya yaitu Fatimah az-Zahra dengan menantunya Ali bin Abi Thalib. Hassan sendiri mendapatkan gelar tersebut bahwa beliau adalah keturunan dari Husain bin Ali.3. Aktivis Kemasyarakatan dan Politik Sejak Muda
Hassan Nasrallah sejak menduduki perkuliahan sudah mengikuti kelompok pergerakan politik di kota asalnya Najaf pada tahun 1979 saat beliau dikeluarkan dari Irak dengan bukti bahwa Hassan memiliki hubungan dengan gerakan politik Amal. Pada tahun 1982, memisahkan diri dari kelompok Amal untuk membantu membangun kelompok politik Hizbullah dengan Abbas Mousavi, pemimpin hizbullah sebelumnya Hassan Nasrallah.Sepanjang tahun 1982 hingga 1992, Hassan aktif menjadi anggota Hizbullah dan ditugaskan untuk mempersiapkan kekuatan perlawanan serta pangkalan militer. Hassan pun menjadi penanggung jawab Hizbullah bagian kota Beirut. Setelah kematian Abbas Mousavi, Hassan diangkat sebagai Sekjen Hizbullah hingga sekarang.
4. Kemenangan Hassan Nasrallah Melawan Israel
Pada masa dimana Hassan Nasrallah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dari kelompok Hizbullah. Beliau memimpin perang antara Hizbullah dengan Israel pada tahun 2006. Perang tersebut dikenal di lebanon sebagai Perang Juli dimana awal mula kelompok Hizbullah melakukan penyerangan lintas batas dengan cara menyelinap perbatasan Israel dan menyergap patroli Israel yang mengakibatkan kematian 8 Prajurit IDF dan 3 tersandera.Saat Hizbullah meminta pembebasan tahanan lebanon yang ditahan di Israel dengan sebagai gantinya pembebasan tawanan Israel milik Hizbullah, Israel menolak dan meluncurkan rudal di sekitar lebanon sebagai tanda retaliasi mereka. Aksi ini yang mengakibatkan mulainya Perang Juli.
Lihat Juga :