Kisah Utsman bin Affan Melindungi Keluarganya yang Murtad

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 18:48 WIB
"Juga hal itu membuktikan tentang posisi Utsman dalam pandangan Nabi," kata Haekal.

Baca juga: Kisah Teladan Utsman bin Affan, Khalifah Ketiga Khulafaur Rasyidin

Ia mengharapkan sekiranya ada dari sahabatnya yang mau bertindak membunuh Ibn Abi Sarh. Namun itu disudahi dengan pengampunan untuk memenuhi keinginan Utsman. Atau barangkali ia berpendapat - dia yang sudah mengenal betul Utsman yang sangat pemalu itu - bahwa Utsman tidaklah semestinya akan membicarakan hal itu kepada Rasulullah di depan orang-orang yang hadir di sekelilingnya dengan meninggalkan rasa malunya, kalau tidak karena cintanya ingin mempertahankan Ibn Abi Sarh.

Oleh karenanya, Rasulullah tak sampai hati menolak harapan Utsman, yang berarti akan melukai hatinya, atau memberi jalan kepada Banu Umayyah untuk terus mengecamnya.

Posisinya itulah pula yang telah mendorong Rasulullah meminta Utsman menggantikannya di Madinah ketika beliau pergi dalam suatu ekspedisi ke Zat ar-Riqa'. Juga kemudian ketika beliau mengadakan ekspedisi ke Gatafan, Utsman diminta menggantikannya di Madinah.

Baca juga: Kisah Utsman bin Affan Menangis karena Kuburan, Ini Nasihatnya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!