4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas, Siapa Saja Mereka?
Kamis, 07 November 2024 - 11:01 WIB
Mengutip Daily Sabah, Bulgaria memiliki populasi muslim yang sangat banyak sebelum kepergian Ottoman pada 1877. Beberapa laporan menyebut Islam datang ke negara ini sebelum penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Mehmed pada 1453.
Namun, perubahan sejarah dan proses integrasi budaya telah menjadikan pergeseran demografis di Bulgaria. Beberapa faktor yang memengaruhinya seperti konversi agama, pernikahan antar agama hingga peningkatan kesadaran identitas nasional.
Saat ini, populasi Muslim bukanlah mayoritas di Bulgaria. Menurut sensus 2021, angkanya diperkirakan hanya sekitar 10,7 persen dari total penduduk.
Islam masuk ke wilayah ini melalui perdagangan dan interaksi dengan kekhalifahan Muslim di Spanyol. Pada beberapa abad berikutnya, populasi Muslim di Ceko tumbuh secara signifikan dan sempat mencapai titik menjadi mayoritas.
Namun, perubahan demografis signifikan terjadi di Ceko pada abad-abad berikutnya. Faktor seperti perubahan politik, konversi agama, dan migrasi menyebabkan jumlah penduduk Muslim menurun secara perlahan.
Salah satu momen penting dalam sejarah perubahan demografis Ceko adalah Reformasi Protestan pada abad ke-15. Waktu itu, banyak penduduk Ceko mengalami konversi ke agama Kristen Protestan.
Pada 711, pasukan Muslim dari Afrika Utara yang dipersatukan oleh keyakinan mereka terhadap Islam menyeberangi Selat Gibraltar dan tiba di Semenanjung Iberia. Dalam waktu kurang dari satu dekade, mereka menguasai sebagian besar semenanjung itu dan menyebutnya sebagai al-Andalus.
Sekitar tahun 720, Spanyol sebagian besar wilayahnya berada di bawah kendali kaum Muslim. Salah satu alasan keberhasilan ini adalah persyaratan penyerahan diri yang sangat menguntungkan bagi rakyat di sana, berbeda dengan persyaratan keras yang ditetapkan oleh para penguasa sebelumnya.
Namun, perubahan sejarah dan proses integrasi budaya telah menjadikan pergeseran demografis di Bulgaria. Beberapa faktor yang memengaruhinya seperti konversi agama, pernikahan antar agama hingga peningkatan kesadaran identitas nasional.
Saat ini, populasi Muslim bukanlah mayoritas di Bulgaria. Menurut sensus 2021, angkanya diperkirakan hanya sekitar 10,7 persen dari total penduduk.
3. Republik Ceko
Berikutnya ada Republik Ceko. Sejarah Islam di sini setidaknya dimulai pada abad ke-11 di permukiman Slavia.Islam masuk ke wilayah ini melalui perdagangan dan interaksi dengan kekhalifahan Muslim di Spanyol. Pada beberapa abad berikutnya, populasi Muslim di Ceko tumbuh secara signifikan dan sempat mencapai titik menjadi mayoritas.
Namun, perubahan demografis signifikan terjadi di Ceko pada abad-abad berikutnya. Faktor seperti perubahan politik, konversi agama, dan migrasi menyebabkan jumlah penduduk Muslim menurun secara perlahan.
Salah satu momen penting dalam sejarah perubahan demografis Ceko adalah Reformasi Protestan pada abad ke-15. Waktu itu, banyak penduduk Ceko mengalami konversi ke agama Kristen Protestan.
4. Spanyol
Kemudian, ada Spanyol. Negara ini dulunya juga pernah memiliki populasi Muslim yang sangat besar, tetapi menghilang setelah penaklukan Katolik.Pada 711, pasukan Muslim dari Afrika Utara yang dipersatukan oleh keyakinan mereka terhadap Islam menyeberangi Selat Gibraltar dan tiba di Semenanjung Iberia. Dalam waktu kurang dari satu dekade, mereka menguasai sebagian besar semenanjung itu dan menyebutnya sebagai al-Andalus.
Sekitar tahun 720, Spanyol sebagian besar wilayahnya berada di bawah kendali kaum Muslim. Salah satu alasan keberhasilan ini adalah persyaratan penyerahan diri yang sangat menguntungkan bagi rakyat di sana, berbeda dengan persyaratan keras yang ditetapkan oleh para penguasa sebelumnya.
Lihat Juga :