Kejayaan Daulah Fatimiyah: Pindahkan Ibu Kota dari Maroko ke Mesir

Senin, 11 November 2024 - 13:14 WIB
Daulah Fatimiyah juga telah menyumbangkan banyak kemajuan dan kecemerlangan untuk masyarakat Mesir walaupun tidak dapat menyaingi kecemerlangan Baghdad dan Spanyol. Ilustrasi: AI
MASA kejayaan Daulah Fatimiyah saat berada di bawah tiga Khalifah, yaitu Al Muiz Lidinillah (953-975 M), Al-Aziz Billah (975-996 M), dan Al-Hakim Biamrillah (966-1021 M).

Pada masa Khalifah Al Muiz Lidinillah, Daulah Fatimiyah berhasil merebut Mesir dari tangan Daulah Abbasiyah sehingga Ibu Kota daulah inipun pindah dari Maroko ke Mesir.

Dr. H. Syamruddin Nasution, M.Ag. dalam bukunya berjudul "Sejarah Peradaban Islam" (Yayasan Pusaka Riau, 2013) menuturkan Daulah Fatimiyah menjadi daulah ketiga dalam Islam -setelah Daulah Abbasiyah dan Daulah Umayyah Cordova - yang berhasil memajukan peradaban Islam pada periode Klasik.

Pada masa Khalifah Al-Muiz Lidinillah, Daulah Fatimiyah mengalami masa gemilang. Khalifah Al-Muiz Lidinillah termasuk khalifah yang mengagumkan. Pengetahuannya luas, banyak mengetahui bahasa, sangat cinta pada ilmu pengetahuan dan sastra, pandai mengatur siasat sehingga dia dikagumi baik kawan maupun lawannya.

Baca juga: Kekhalifahan Dinasti Fatimiyah : Pendiri, Sejarah, dan Kekayaan

Setelah Al-Muiz Lidinillah naik tahta pada tahun 953 M/341 H, dia berusaha mengokohkan kedudukannya sebagai khalifah keempat Daulah Fatimiyah.

Untuk itu, dia mengamankan seluruh wilayah kekuasaannya dari kekacauan-kekacauan. Hal itu berlangsung selama 17 tahun.

Setelah situasi dalam negeri aman memberi kesempatan kepadanya untuk menyerang dan merebut Mesir dari Daulah Abbasiyah.

Pada tahun 970 M/358 H, Al-Muiz Lidinillah mengerahkan pasukan dalam jumlah besar di bawah Panglimanya Abu Hasan Al-Jauhar dan barulah ini kali mereka berhasil menguasai Mesir pada bulan Jumadil Awwal 359 H/971 M.

Setelah menguasai Mesir Jauhar pergi ke Masjid Ibn Tulun dan menyuruh muazzin menyuarakan azan Syi’ah, yaitu “Haiya ‘ala kharil ‘amal”. Itulah azan pertama orang Syi’ah di Mesir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!