Milad Muhammadiyah ke-112: Teladan Djuanda dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz
Rabu, 27 November 2024 - 11:28 WIB
Djuanda mengajarkan tentang teladan Khalifah Umar bin Abdul Aziz . "Jangan aji mumpung. Jangan lantaran Papi pejabat kalian menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi," ujarnya setelah Djuanda mengisahkan tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz kepada anak, istri dan menantunya.
Baca juga: Kisah Umar bin Abdul Aziz dan Padamnya Lampu Istana
Khalifah Umar bin Abdul Aziz segera mematikan lampu di ruangannya dan mengganti dengan lampu yang lain, ketika putranyadatang untuk membicarakan urusan keluarga. Khalifah membedakan mana urusan negara dan mana urusan keluarga dengan tegas. Mana yang dibiayai negara dan mana yang dibeli sendiri dari gajinya. "Ingatlah teladan Khalifah Umar bin Abdul Aziz," ujar Djuanda lagi.
Ditunjukkan pula bagaimana Djuanda mendidik Awaluddin Jamin, menantunya yang polisi. Awaludin yang akhirnya memang menjadi kapolri, tak ingin menjadikan nama mertuanya itu sebagai pelumas kariernya di kepolisian.
Riang Gembira
Secara umum, sandiwara kolosal yang melibatkan sekitar 200 personel ini layak mendapatkan apresiasi positif. Aspek humor yang terselip hampir pada setiap fragmen tidak mengganggu substasi alur kisah yang sarat akan nilai-nilai.
Ketua PWM DKI Jakarta Akhmad H Abubakar menjelaskan, Sang Surya di Atas Lautan merupakan sandiwara kedua yang pernah ditampilkan LSB PWM DKI Jakara. Tahun lalu, tokoh yang diangkat adalah KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah.
”Namanya perayaan milad memang harus riang gembira. Malam ini kita semua semoga terhibur sekaligus mendapatkan ilmu, sebelum besok kita semua ke TPS,” kata Abubakar dalam sambutannya.
Baca juga: Milad ke-112 Muhammadiyah: Krismuha Kian Menjadi Sorotan
Baca juga: Kisah Umar bin Abdul Aziz dan Padamnya Lampu Istana
Khalifah Umar bin Abdul Aziz segera mematikan lampu di ruangannya dan mengganti dengan lampu yang lain, ketika putranyadatang untuk membicarakan urusan keluarga. Khalifah membedakan mana urusan negara dan mana urusan keluarga dengan tegas. Mana yang dibiayai negara dan mana yang dibeli sendiri dari gajinya. "Ingatlah teladan Khalifah Umar bin Abdul Aziz," ujar Djuanda lagi.
Ditunjukkan pula bagaimana Djuanda mendidik Awaluddin Jamin, menantunya yang polisi. Awaludin yang akhirnya memang menjadi kapolri, tak ingin menjadikan nama mertuanya itu sebagai pelumas kariernya di kepolisian.
Riang Gembira
Secara umum, sandiwara kolosal yang melibatkan sekitar 200 personel ini layak mendapatkan apresiasi positif. Aspek humor yang terselip hampir pada setiap fragmen tidak mengganggu substasi alur kisah yang sarat akan nilai-nilai.
Ketua PWM DKI Jakarta Akhmad H Abubakar menjelaskan, Sang Surya di Atas Lautan merupakan sandiwara kedua yang pernah ditampilkan LSB PWM DKI Jakara. Tahun lalu, tokoh yang diangkat adalah KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah.
”Namanya perayaan milad memang harus riang gembira. Malam ini kita semua semoga terhibur sekaligus mendapatkan ilmu, sebelum besok kita semua ke TPS,” kata Abubakar dalam sambutannya.
Baca juga: Milad ke-112 Muhammadiyah: Krismuha Kian Menjadi Sorotan
(mhy)
Lihat Juga :