Hukum Tajwid Surat Asy Syams Ayat 1-15 Lengkap Beserta Cara Membacanya

Minggu, 08 Desember 2024 - 09:45 WIB
Terdapat 3 hukum Mad thabi'i, sebab ada Dzal berharakat fathah yang bertemu Alif, ada fathah berdiri diatas huruf Lam, dan ada Ha berharakat fathah yang bertemu Alif. Masing-masing dibaca panjang 2 harakat.

Hukum Tajwid Surat Asy Syams Ayat 4

وَالَّيۡلِ اِذَا يَغۡشٰٮهَا


Artinya : demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),

وَالَّيۡلِ


Alif lam syamsiah, sebab ada alif lam bertemu Lam yang berharakat tasydid dan dibaca melebur.

اِذَا يَغۡشٰٮهَا


Terdapat 3 hukum Mad thabi'i, sebab ada Dzal berharakat fathah yang bertemu Alif, ada fathah berdiri diatas huruf Syin, dan ada Ha berharakat fathah yang bertemu Alif. Masing-masing dibaca panjang 2 harakat.

Hukum Tajwid Surat Asy Syams Ayat 5

وَالسَّمَآءِ وَمَا بَنٰٮهَا


Artinya : demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),

وَالسَّمَآءِ


Terdapat 2 hukum tajwid. Pertama Alif lam syamsiah, sebab ada alif lam bertemu Sin yang berharakat tasydid dan dibaca melebur. Kedua Mad Wajib Muttashil, sebab ada Mad thabi’i bertemu Hamzah dalam 1 kata. Dibaca panjang sampai 5 harakat.

وَمَا بَنٰٮهَا


Terdapat 3 hukum Mad thabi'i, sebab ada Mim berharakat fathah yang bertemu Alif, ada fathah berdiri diatas huruf Nun, dan ada Ha berharakat fathah yang bertemu Alif. Masing-masing dibaca panjang 2 harakat.

Hukum Tajwid Surat Asy Syams Ayat 6

وَالۡاَرۡضِ وَمَا طَحٰٮهَا


Artinya : demi bumi serta penghamparannya,

وَالۡاَرۡضِ


Alif lam qamariyah, sebab ada alif lam dan sukun. Dibaca secara jelas.

وَمَا طَحٰٮهَا


Terdapat 3 hukum Mad thabi'i, sebab ada Mim berharakat fathah yang bertemu Alif, ada fathah berdiri di atas huruf ha, dan ada Ha berharakat fathah yang bertemu Alif. Masing-masing dibaca panjang 2 harakat.

Hukum Tajwid Surat Asy Syams Ayat 7

وَنَفۡسٍ وَّمَا سَوّٰٮهَا
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Yang pertama kali yang dihisab (dihitung) dari perbuatan seorang hamba pada hari Kiamat adalah shalatnya. Jika sempurna ia beruntung dan jika tidak sempurna, maka Allah Azza wa Jalla berfirman, Lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai amalan shalat sunnah? Bila didapati ia memiliki amalan shalat sunnah, maka Dia berfirman Lengkapilah shalat wajibnya yang kurang dengan shalat sunnahnya

(HR. Nasa'i No. 463)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More