Cara Tawassul kepada Nabi Muhammad SAW Lengkap dengan Bacaan dan Tata Caranya

Jum'at, 13 Desember 2024 - 12:51 WIB

Istighfar

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ اَلَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَـــيْهِ


Astaghfirullohal-'azhim Alladzi La ilaha illa Huwal-hayyul Qayyum wa Atubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada-Mu, ya Allah! Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Hidup lagi Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ االلهُ


AsyHadu an laa ilaaha illallah, wa asyHadu anna Muhammadar Rasulullah.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Selawat Nabi

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ


Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi Sayyidina Muhammad.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya."

1. Mengirim Al-Fatihah kepada Nabi Muhammad ﷺ dan Keluarga Beliau

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ


ilaa hadhratin Nabiyyi shollallahu 'alaihi wasallama wa aalihi wa shahbihi syaiun lillaahi lahumul Faatihah.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad ﷺ, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua."

2. Mengirim Al-Fatihah kepada Empat Malaikat dan Malaikat Penjaga

Ilaa hadhrotin jamii'il Malaikatillah khushushon Malaikat ila Jibril wa Mikail wa Israfil wa Izrail wal Malaikatil Muqarrabin syaiun lillaahi lahumul Faatihah.

Artinya: "Untuk Para Malaikat Allah khususnya kepada Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, Izrail dan para Malaikat penjaga. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua."

3. Mengirim Al-Fatihah kepada 4 Sahabat Terkemuka (Khulafaur Rasyidin)

ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ حَضْرَةِ سَيِّدِنَا اَبِيْ بَكْرٍوَّعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَاَلَى بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ اَجْمَعِيْنَ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ


Tsumma ilaa Hadhroti Sayyidinaa Abii Bakri wa 'Umar, Wa 'Utsmaana wa 'Ali, wa 'alaa baqiyyatish shohaabati ajma'iin, syaiun lillaahi lahumul Faatihah.

Artinya: "Kemudian untuk para Sahabat Nabi, Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, dan seluruh sahabat, Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua."

4. Mengirim Al-Fatihah kepada para Waliyullah, Ulama dan Guru

ثُمَّ إلَى حَضْرَةِ إِخْوَانِهِ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَاْلأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَاْلعُلَمَاءِ وَاْلمُصَنِّفِيْنَ وَجَمِيْعِ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا الشَّيْخِ عَبْدِ اْلقَادِرِ الجَيْلاَنِي شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ


Tsumma ilaa hadhorooti ikhwaanihi minal anbiyaa-i wal mursaliina wal auliyaa-i wash syuhadaa i wash shoolihiina wash shohaabati wat taabi'iina wal 'ulamaa-il aamiliina walmushonni final mukh'lishina wa jamii il Malaaikatil muqorrobiina khusuushon Asy-Syaikhi Abdil Qodiril Jailaani, syaiun lillaahi lahumul Faatihah.

Artinya: "Kemudian kepada para Nabi dan utusan, para wali, para syuhada, orang-orang saleh, para sahabat dan tabi'in, para ulama, para pengarang yang ikhlas, dan kepara para malaikat yang selalu taqarub. Dan terutama kepada penghulu kami Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua."
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
اِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ اذۡكُرۡ نِعۡمَتِىۡ عَلَيۡكَ وَعَلٰى وَالِدَتِكَ‌ ۘ اِذۡ اَيَّدْتُكَ بِرُوۡحِ الۡقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِىۡ الۡمَهۡدِ وَكَهۡلًا ‌ ۚوَاِذۡ عَلَّمۡتُكَ الۡـكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَالتَّوۡرٰٮةَ وَالۡاِنۡجِيۡلَ‌ ۚ وَاِذۡ تَخۡلُقُ مِنَ الطِّيۡنِ كَهَيْئَةِ الطَّيۡرِ بِاِذۡنِىۡ فَتَـنۡفُخُ فِيۡهَا فَتَكُوۡنُ طَيۡرًۢا بِاِذۡنِىۡ‌ وَ تُبۡرِئُ الۡاَكۡمَهَ وَالۡاَبۡرَصَ بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ تُخۡرِجُ الۡمَوۡتٰى بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ كَفَفۡتُ بَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ عَنۡكَ اِذۡ جِئۡتَهُمۡ بِالۡبَيِّنٰتِ فَقَالَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡهُمۡ اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا سِحۡرٌ مُّبِيۡنٌ
Dan ingatlah ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) Hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala waktu engkau mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.

(QS. Al-Maidah Ayat 110)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More