Asal-usul, Sejarah dan Pencetus Nisfu Syaban

Rabu, 12 Februari 2025 - 10:45 WIB
Maknanya, dari hadis-hadis tersebut ada yang shahih, ada yang juga yang dhaif, bahkan maudhu’ (palsu). Akan tetapi di antara yang lemah dan palsu itu, ada satu hadits yang dihukumi oleh jumhur lama hadits ini sebagai hadis shahih.

Hadis yang dianggap shahih dan menjadi sandaran amalan ini diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dalam kitabnya Syu’ab al-Iman: Nabi SAW bersabda: "Allah SWT melihat kepada hamba-Nya di malam Nisfu Sya’ban, Allah SWT mengampuni dosa semua makhlukNya kecuali orang musyrik dan orang yang sedang berseteru (dengan saudaranya)”. (HR al-Baihaqi).

Syekh al-Albani menshahihkan hadis ini dalam kitabnya al-Silsilah al-

Ahadits al-Shahihah. Beliau menjelaskan tentang shahihnya hadis ini beserta seluruh jalurnya dalam 4 halaman kitabnya di jilid ke 3. Beliau mengatakan:"Hadis shahih, diriwayatkan oleh jumlah banyak dari para sahabat, dari berbagai jalur sanad yang saling menguatkan satu sama lain."

Baca juga: Inilah Dalil Tentang Keistimewaan Malam Nisfu Syaban

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!