Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadan Beserta Tata Cara dan Hukumnya

Jum'at, 28 Februari 2025 - 16:16 WIB
-Membasahi kepala dengan air sebanyak 3 kali hingga ke pangkal rambut.

-Memisah-misah rambut dengan cara menyela-nyela menggunakan jari-jari tangan.

-Mengguyur air ke seluruh badan sampai merata.

Baca juga: Selain Puasa, Adakah Amalam Prioritas di Bulan Ramadan?

Hukum Mandi Puasa Ramadan

Mandi puasa Ramadan ini tidak diwajibkan dalam ajaran Islam. Adapun sebagian Muslim memilih melakukannya sebagai sarana menyucikan diri saat berada di bulan suci penuh berkah, yakni Ramadan.

Mengutip keterangan laman NU Online, mandi tersebut menjadi salah satu anjuran yang hendaknya dilakukan pada malam-malam bulan Ramadan. Ketentuannya pernah dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81) karya Syekh Ibrahim al-Bajuri.

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك


Artinya: Dan sisa mandi-mandi yang disunnahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,... dan setiap malam di bulan Ramadan. Imam al-Adzra’i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjamaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu.

Syekh Ibrahim al-Bajuri juga menyebutkan tentang mandi sunnah lainnya. Selain mandi di setiap malam Ramadan, ada juga sunnah mandi dalam rangka hendak berangkat salat Jumat, mandi untuk menghadiri shalat ‘ied, dan lainnya.

Demikian ulasan mengenai bacaan niat mandi puasa Ramadan beserta tata cara dan hukumnya. Wallahu a’lam

Baca juga: Bolehkah Niat Mandi Puasa Ramadan? Bagaimana Bacaan dan Tata Caranya?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!