Apa Tujuan dari Puasa Ramadan Berdasarkan Al Quran dan Hadis?

Jum'at, 07 Maret 2025 - 05:01 WIB

4.Menciptakan kesejahteraan lahir-batin (dunia-akhirat), mencegah dari perilaku menyimpang, begitu pula bathin selalu bersih, tenang, tentram, terjauh dari rasa iri, dengki, ego.

5.Merupakan media pendidikan bagi jiwa mengendalikan kesabaran dan ketabahan menjalankan perintah Allah SWT.

6. Membangkitkan semangat kemanusiaan

Puasa menjadi sarana efektif menumbuhkan rasa kasih sayang, rasa empati, kepekaan, kepedulian untuk saling menolong sesama umat manusia.

Baca juga: Tips Meningatkan Ketakwaan Setelah Ramadan

7. Menyehatkan kesehatan fisik dan psikis (kejiwaan)

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan standar kesehatan dunia meliputi empat hal yakni sehat fisik, psikis, sosial dan spiritual. Ibadah puasa telah memenuhi empat unsur dimaksud. Menurut Ahmad Syarifuffin dalam buku Puasa Menuju Sehat Fisik dan Psikis, memberi pandangan bahwa rumusan kesehatan fisik yang ditetapkan WHO bisa terpenuhi dengan puasa dilakukan secara baik. Secara kejiwaan, sikap taqwa buah puasa, mendorong manusia mampu berkarakter ketuhanan (rabbani).

8. Mendapat pahala, ganjaran surga dan jauh dari siksa neraka

Allah memerintahkan umat Islam berpuasa karena Allah ingin mendekatkan hambaNya kepada surga, bahkan pintu surga arrayaan bagi orang-orang yang berpuasa telah disiapkan Allah SWT.

9. Mendapat ampunan segala dosa

Tujuan ibadah puasa adalah ampunan dari kesalahan atau dosa sebelumnya.

10.Bersyukur kepada Allah SWT

Tujuan ibadah puasa menjadikan pribadi yang selalu bersyukur, mengingat nikmat yang diberikan Allah SWT.

11. Menjadi hamba yang selalu berada dalam lindungan Allah, berdoa, berzikir, bertawakal dalam melaksanakan perintahNya.

Tujuan puasa dapat menjauhkan diri dari siksa api neraka seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, "Siapa berpuasa sehari dengan niat fi sabilillah (di jalan Allah), niscaya Allah akan menjauhkan mukanya dari neraka sepanjang 70 musim panas," (HR Bukhari).

12.Sehat spiritual

Sehat spiritual adalah menghidupkan nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah puasa tidak berdiri sendiri, puasa Ramadan berhubungan erat dengan salat tarawaih, tadarusan Al-Qur’an, zakat fitrah, dll. semuanya saling menguatkan menghidupkan kesehatan spiritual. Sehat spiritual adalah Orang yang berpuasa berada dalam kondisi spiritual nyata dan selalu dinamis melaksanakan ajaran agama.

Demikian, tujuan puasa Ramadan berdasarkan Al Qur'an dan Hadis. Wallahu A'lam

Baca juga: 10 Hikmah Puasa Ramadan, Nomor Terakhir untuk Keseimbangan Hidup
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!